Wushu Sumbang Medali Pertama untuk Jember

15

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Cabang olahraga (cabor) Wushu menyumbangkan medali pertama untuk Kabupaten Jember, di perhelatan Porprov VII. Setalah berlaga melawan para lawannya atlet Kabupaten Jember mendapatkan satu medali perak dan tiga perunggu.

Atlet bernama Rakay Nobel Ardiansyah berhasil meraih perunggu di kelas Wushu Taolu nomor Chang Quan Putra.

Rakay berhasil mengalahkan sembilan atlet dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Kota Batu, dan Kota Malang dalam pertandingan di Balai Serba Guna Jember.

“Saya senang, tapi pertandingan belum selesai. Kami tetap berfokus pada target dua emas yang belum diperoleh,” kata manajer tim cabang olahraga wushu Jember, Lisa Meilinda saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga  Dari Pengedar Barang Jalan Kunti, Polisi Amankan Puluhan Poket Siap Edar

Peraih medali perunggu lainnya, kata Lisa, adalah Darlene Tatiana untuk nomor chang quan putri, dan Chelsea Maya Wijaya untuk nomor nan quan putri.

“Kemudian untuk peraih medali perak, diraih oleh atlet bernama Amelia Nayla Hakim untuk nomor chang quan putri,” sambungnya.

Loading...

Masih menurut Lisa, dari cabor wushu masih menargetkan dua medali emas.

“Sebenarnya ada empat nomor yang kami targetkan emas. Nan quan putri lepas dan hanya dapat perunggu. Tiga nomor sisanya adalah nomor pedang jianshu putri, duilian putra, dan duilian putri,” bebernya.

Terkait performa dari para atlet wushu Jember, Lisa menyampaikan, bahwa atlet binaannya menunjukkan performa yang maksimal.

Baca Juga  Kembangkan Pariwisata Daerah, Menparekraf Apresiasi Kinerja Bupati Bojonegoro

“Penampilan hari ini kami sangat optimis. Karena kita bertanding di kota sendiri. Tinggal bagaimana anak-anak mengurangi sisi nervous. Juga sering kita ingatkan untuk tidak terlalu over. Pengendalian diri yang terus kami tekankan,” ucapnya.

“Dukungan penonton juga memiliki andil sangat besar dalam mendukung mental para atlet kami. Ini keuntungan buat kami. Sehingga bisa menambah semangat, juga tidak menjadi beban buat anak-anak,” sambungnya.

Optimisme mampu memenuhi target karena kemampuan atlet dan kekuatan wushu di Jawa Timur merata.

“Masing-masing nomor punya jagoan berbeda-beda,” tandasnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakKWG Gandeng Pengusaha Ayam Bagi Ratusan Telur Gratis kepada PKL Sekitar
Artikulli tjetërResmikan Rumah Vokasi Gresik, Gubernur Khofifah Optimistis Tingkatkan Ketrampilan dan Turunkan Pengangguran

Tinggalkan Balasan