Wisata Malam 2P Stasiun KA Wonokromo Surabaya

3222

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Wisata malam 2 P, apa itu? Hiburan malam berupa perjudian dan pelacuran (2P) yang bisa dinikmati oleh semua golongan mulai dari kalangan ekonomi bawah hingga menengah.

Lokalisasi Wonokromo
Lokalisasi Wonokromo
Tempat lokalisasi yang ada di Ibukota Provinsi Jawa Timur yaitu Surabaya bisa ditemui di Stasiun Kereta Api Wonokromo.
Situasi malam hari di sepanjang rel sangat berbeda pada siang hari.
Jika pada pagi hingga sore hari kawasan ini ramai oleh para penumpang sedangkan untuk sekitaran Stasiun sisi dalam terlihat sepi tanpa ada bangunan ataupun gubug gubug, namun berbeda pada malam hari beberapa gubug mulai terpasang dihiasi wanita wanita montok dari usia muda hingga tua, juga segerombolan orang yang bermain judi.

Wisata 2P jenis Pelacuran diketahui mulai marak pukul 19.00 wib, beberapa tenda bongkar pasang untuk dipergunakan bagi para PSK mulai berdiri.
Dan wisata satunya baru dibuka pada pukul 21.00 wib, arena perjudian layaknya suasana Las Vegas mini bisa dinikmati hingga dini hari.

Baca Juga  Bakul Bakwan Punya Kerja Sampingan, Membuatnya Ditangkap Polisi

Bagi para penikmat sex bisa mendapatkan PSK yang berumur sekitaran 20 tahunan hingga 40 tahunan.
Sedangkan untuk para pengunjung Stasiun Wonokromo yang mempunyai hobi berjudi bisa memilih 2 arena judi ‘dadu dan jiki’.

Loading...

Untuk pengunjung yang lelah bisa mampir ke beberapa warung
yang penerangannya minim hanya diterangi oleh lampu oblek (minyak tanah).
Kabarjawatimur.com mencoba untuk mampir ke warung milik Paijo (nama inisial), dan tanya jawab pun terjadi.

Saat dipertanyakan tentang harga portitusi dan juga jenis perjudian yang tersedia, laki laki asal Madura memberikan keterangan, “untuk tarif PSK di sini berkisar antara Rp 40 ribu sampai Rp 60 ribu untuk sekali crot (istilah untuk berhubungan seks bebas dengan PSK di wilayah ini),” ujarnya.

Sedangkan untuk arena judi, Paijo menjelaskan bahwa dari para penjudi bisa secara aman dan sepuasnya bermain judi.
Dengan keterangan yang dilontarkan oleh pemilik warung, terjadi pertanyaan lagi, Apakah tidak di grebeg Polisi?
Paijo kembali menceritakan, “ya pernah mas tapi bocor, memang awal awalnya 2 tahun yang lalu Polisi kerap menangkap bandar judi tapi akhir akhir ini kerap bocor sehingga para penjudi bubar terlebih dahulu sebelum polisi datang,” cerita Paijo.

Baca Juga  Sebanyak 22 Partai di Jember, Hari Ini Sosialisasi Tahapan Pemilu dari KPU RI

Pengakuan Paijo bahwa setiap hari oknum polisi berpakaian preman ambil pungutan di lokalisasi dan perjudian, jumlah para oknum bisa dikatakan lumayan banyak hingga ratusan orang tiap harinya.

Dari kondisi aman bagi para penjudi dan banyaknya pilihan PSK dengan harga murah, sehingga para warga Surabaya dan luar Surabaya yang gemar dengan ” 2P” tertarik untuk mendatangi Stasiun Wonokromo.

Dan lebih menariknya lagi di bulan Ramadhan untuk wisata malam P2 dirasa bebas dalam beraktifitas meski Perda (Peraturan Daerah) Surabaya menganjurkan untuk tutup selamanya.
Bagaimana dengan anda? Apakah tertarik dengan 2P?

Reporter. : Rusmiyanto
Editor. : Budianto

Loading...
Artikulli paraprakPLN Jatim Sediakan Pasokan Listrik Untuk Trem Surabaya
Artikulli tjetërBerkas Sudah Lengkap, Tersangka Perjudian Diserahkan Ke JPU

Tinggalkan Balasan