Wihadi Wiyanto: Usut Tuntas Kasus Djoko Tjandra

38

JAKARTA (Kabarjawatimur.com)
Meski Polri sudah berhasil menangkap buronan Djoko Tjandra di Malaysia, namun kasus ini masih menjadi sorotan DPR RI. Sebab, sudah belasan tahun yang bersangkutan melarikan diri ke luar negeri, tetapi baru bisa tertangkap sekarang.

Ironisnya lagi, Djoko Tjandra bisa melakukan apa saja meski berstatus buronan. Akibat ulahnya kemarin, ia harus membuat beberapa petinggi Polri dicopot karena diduga terlibat ikut membantu penerbitan surat jalan.

“Usut tuntas kasus Djoko Tjandra. Berarti kemarin, ada yang namanya kerja sama, sehingga Djoko Tjandra bisa masuk Indonesia itu oleh pihak Imigrasi dan pihak-pihak yang lain melalui mana, dan segala macam. Saya kira ini dengan ditangkapnya Djoko Tjandra, kita bisa mengungkap sebenarnya kemarin itu Djoko Tjandra masuknya dibantu siapa saja, dari Imigrasi siapa yang bantu, lewat pintu mana,” tegas Wihadi Wiyanto, anggota Komisi III DPR RI dihubungi, Jumat (31/7).

Baca Juga  Pertashop Hadir 39 Titik di Jatim Ciptakan Pusat Ekonomi Baru Pedesaan

Menurutnya, atas penangkapan Djoko Tjandra ini, Wihadi Wiyanto tak lupa memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat kepada Polri yang berhasil meringkus.

“Tetapi, setelah sekian lama dan setelah adanya kasusnya PK (Peninjauan Kembali-red) ini, baru bisa menangkap Djoko Tjandra. Tapi kasus yang dihadapi Djoko Tjandra pada saat ini adalah kasus Bank Bali yang sebenarnya sudah cukup lama, 11 Tahun yang lalu,” sahut politikus Partai Gerindra ini.

Loading...

Wihadi mengatakan selama 11 tahun pelarian Djoko Tjandra ke luar negeri, anehnya baru bisa terungkap sekarang.

“Apakah memang Djoko Tjandra dibiarkan tidak ditangkap?,” sergah Wihadi.

Selain itu, dia menilai kasus surat jalan Djoko Tjandra perlu juga menjadi perhatian. Sebab, akibat kasus ini Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo dicopot dari jabatannya karena diduga terlibat kasus surat jalan Djoko Tjandra.

Baca Juga  Pembangunan Zona Integritas WBK-WBBM, Kanim Bandung Belajar ke Kanimsus Surabaya

“Kasus yang dilakukan Brigjen Prasetijo, tentu itu berkaitan dengan masalah Djoko Tjandra juga apakah dalam hal ini Djoko Tjandra bisa dikenakan pidana,” tuturnya.

Untuk itu, ia berharap sejumlah oknum yang membantu Djoko Tjandra untuk keluar masuk Indonesia baru-baru ini untuk mengurus upaya hukum peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, diminta diungkap. Sebab, kasus keluar masuknya Djoko Tjandra ke Indonesia baru-baru ini belum terungkap jelas.

“Nah, ini saya kira pintu masuk yang cukup bagus untuk mengungkap kasus-kasus Djoko Tjandra ini dan juga kita bisa melakukan investigasi dan juga melakukan supervisi terhadap lembaga-lembaga yang kemarin terlibat dalam kasus PK-nya Djoko Tjandra,” pungkas politisi dari Dapil IX Bojonegoro-Tuban ini. (*)

Teks foto: Wihadi Wiyanto, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra.

Reporter: Boy
Editor: Okin Dzulhilmy

Loading...

Tinggalkan Balasan