Waspada DBD di Musim Hujan

57
Istimewa

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Pandemi Covid-19 belum juga usai, namun penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) harus diwaspadai masyarakat, lebih-lebih pada musim penghujan seperti sekarang. Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk (Aedes Aegypti).

DBD harus diwaspadai, sebab meskipun berasal dari gigitan nyamuk, akan tetapi berdampak parah jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Umumnya demam berdarah di idap anak-anak, namun bisa juga orang dewasa menderita penyakit ini.

Pada tahun 2021 ini kasus demam berdarah terjadi dimana-mana, salah satunya Kabupaten Bangkalan. Sejak awal Januari kasus DBD di Bangkalan tercatat sebanyak 76 kasus dengan angka kematian 0 kasus. Penyakit ini tersebar di 12 kecamatan se Bangkalan.

Meskipun jumlah kasus turun dibandingkan pada tahun 2020 lalu, namun  penyebaran penyakit demam berdarah ini masih menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada penyakit DBD. Salah satunya dengan mengenali gejala awal DBD:

  1. Demam Tinggi
Gejala awal DBD ditandai dengan demam tinggi secara mendadak. Suhu tubuh saat mengidap demam berdarah bisa mencapai hingga 40 derajat Celcius. Demam ini biasanya terjadi dalam kurun waktu 3-7 hari.
  2. Sakit Kepala
Bila demam, maka disertai dengan sakit kepala. Namun pada gejala DBD, akan timbul sakit kepala hebat disertai rasa nyeri pada bagian belakang mata.

    Loading...
  3. Nyeri Otot, Tulang, dan Sendi
Pengidap DBD akan merasakan nyeri pada otot, tulang, dan sendinya. Biasanya gejala ini terjadi selama 4-10 hari ketika virus mulai masuk ke dalam tubuh.

  4. Mual dan Muntah
Gejala ini juga termasuk dalam gangguan penceranaan yang menimbulkan rasa tidak nyaman.

  5. Muncul Ruam Merah
Munculnya ruam merah merupakan ciri khas gejala awal DBD. Ruam ini akan muncul 2-5 hari setelah demam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi munculnya penyakit demam berdarah di musim penghujan. Untuk mencegah penularan virus Dengue itu dengan cara melakukan pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M).

“Masyarakat harus bisa berperan aktif dalam antisipasi kenaikan kasus DBD dengan meningkatan pola 3M,” ungkapnya, Selasa 14 Desember 2021.

Tindakan sederhana apabila menderita penyakit tersebut bisa dilakukan dengan cara air minum sebanyak mungkin. Kemudian di kompres, diberi obat penurun panas, bila semakin parah, maka segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Reporter: Rusdi

Loading...
Baca Juga  Tambah Dua Lagi, Sudah Delapan Napiter di Jatim Bebas Selama 2022
Artikulli paraprakPolisi Banyuwangi Tangkap Tiga Pelaku Skimming ATM
Artikulli tjetërBelum 24 Jam Mobilnya Ketemu, Korban Terima Kasih ke Polsek Sawahan

Tinggalkan Balasan