Wartawan Banyuwangi Dapat Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Ilustrasi

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Banyuwangi akan segera melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Selain petugas pelayanan publik, wartawan menjadi salah satu profesi yang diprioritaskan menerima vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono menyampaikan, Banyuwangi mendapat kiriman sejumlah 2.540 dosis vaksin Covid-19.

“Sudah dikirim unntuk vaksinasi termin pertama tahap kedua. Mungkin nanti malam sudah tiba di Banyuwangi,” ucap dr. Widji Lestariono kepada awak media, Kamis (25/2/2021).

Menurut dr. Rio, sapaan akrabnya, pada vaksinasi tahap ke dua ini pihaknya sebenarnya menargetkan sebanyak 35 ribu sasaran penerima vaksin. Namun karena vaksin yang dikirim jumlahnya terbatas, maka akan diprioritaskan kelompok beresiko terlebih dahulu.

“Jadi diprioritaskan untuk kalangan yang mobilitasnya tinggi dan beresiko tertular Covid-19. Contoh petugas keamanan, anggota DPRD, Satpol PP, Jurnalis, ASN, BPBD, pendidik yang ASN. Sisanya nanti saat termin kedua dan selanjutnya,” ucap dr. Rio.

Dinas Kesehatan, kata dr. Rio, sudah melakukan pendataan terhadap calon penerima vaksin Covid-19. Untuk kalangan wartawan sendiri, tercatat sejumlah 68 orang yang akan menjalani vaksinasi termin pertama pada tahap kedua ini.

Loading...

“Kita sudah meminta data by name by address kepada asosiasi wartawan. Total ada 68 orang yang akan menerima vaksinasi,” ungkapnya.

Vaksinasi rencananya akan dilaksanakan pada hari Jumat 26 Februari 2021.

“Ada 62 fasilitas kesehatan yang kita siapkan untuk vaksinasi. Meliputi puskesmas, klinik, dan rumah sakit,” imbuhnya.

Sementara Ketua PWI Banyuwangi, Syaifuddin Mahmud mengapresiasi langkah pemerintah yang memprioritaskan wartawan sebagai penerima vaksin Covid-19.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Satgas Covid-19 Banyuwangi yang sudah memprioritaskan wartawan sebagai penerima vaksinasi. Jadi bukan hanya yang berasal dari PWI, tapi juga teman-teman wartawan dari asosiasi yang diakui Dewan Pers,” katanya.

Menurut pria yang akrab disapa Aif itu, selama ini media bersama tenaga kesehatan dan Satgas Covid-19 juga menjadi garda terdepan untuk mengkampanyekan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Corona.

“Selain itu mobilitas awak media juga tinggi, sehingga beresiko terpapar Covid-19. Kita berharap semuanya bisa segera divaksinasi, sehingga penyebaran virus Corona bisa ditekan,” tambahnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaBupati Pamekasan Tinjau Lokasi Longsor
Berita berikutnyaPPKM Mikro di Banyuwangi Dinilai Sudah Tepat Sasaran

Tinggalkan Balasan