Warna-Warni Ikan di Desa Kluncing Bikin Yusuf Widyatmoko Takjub

Yusuf Widyatmoko saat menangkap ikan hias bersama Danang

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Kampoeng Ikan Kluncing, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi lagi naik daun. Destinasi wisata yang tergolong baru ini tak luput jadi pujian Calon Bupati (Cabup) Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko.

Wisata ini memiliki daya tarik tersendiri dengan merubah selokan sungai kotor yang menjadi selokan bersih berisi warna-warni ikan hias.

Dengan didampingi artis Danang Dieva Pradana, Mas Yusuf, sapaan akrab Yusuf Widyatmoko tersanjung atas kreatifnya warga Desa Kluncing, dengan melihat langsung Kampoeng Ikan.

Sembari mengelilingi selokan indah dihiasi berbagai jenis ikan air tawar, seperti ikan emas, tombro, nila, komet hingga koi. Mas Yusuf mengaku takjub dengan pemandangan khas pegunungan ala Desa Kluncing.

“Hebat, semua bidang mulai dari pertanian, peternakan, wisata hingga UMKM terakomodasi menjadi satu di Desa Kluncing,” ucap Mas Yusuf, Sabtu (24/10/2020).

Yudi, perwakilan Kampoeng Ikan Kluncing mengatakan, kesadaran warga saat ini sudah mulai tumbuh. Kampoeng Ikan yang awalnya hanya mengandalkan tani dan budidaya ikan, sekarang mampu memiliki UMKM yang bisa menjual hasil bumi Desa Kluncing.

“Alhamdulillah, meskipun pandemi seperti ini, Desa Kluncing tidak begitu terimbas. Bahkan saat ini, kita dibantu komunitas ikan koi yang nantinya akan membantu warga mendalami ikan yang memiliki harga jual tinggi ini,” ucapnya.

Mas Yusuf yang didampingi Julisetyo Puji Rahyu, Sekertaris Tim Pemenangan Yuriz menyempatkan berdiskusi dengan tokoh masyarakat dan komunitas pelestari ikan. Tak sedikit yang mereka keluhkan dari dialog bisa berdialog langsung dengan pemilik nomor urut 01 Mas Yusuf-Gus Riza.

Loading...

“Saya mengalami sendiri, pada waktu mendapat batuan peralatan budidaya ikan dari dinas terkait. Gambarannya gini, kalau di uang kan, sebenarnya saya dapat bantuan senilai 25 juta, namun kita hanya mendapat peralatan yang jika di totalkan itu hanya senilai 5 juta,” tegas lelaki yang akrab dipanggil Ustad, perwakilan Komunitas Ikan Koi Banyuwangi.

Julisetyo Puji Rahayu yang juga Sekertaris DPC Partai Demokrat Banyuwangi, menanggapi bahwa hal seperti ini memang tidak jarang terjadi di Banyuwangi.

“Nanti akan kita bantu komunikasikan dengan dinas terkait. Dari ini kita bisa menyimpulkan, ada ketidakberesan tentang sistem yang ada di Kabupaten Banyuwangi saat ini,” ujarnya.

Selesai berdiskusi di sebuah pondok bambu dibawah kolam ikan, Mas Yusuf berserta rombongan sempat menyicipi makanan produk MKM yang dikelola Warga Desa Kluncing.

“Nasi Kampoeng ini enak dan menarik, nanti aku bantu promosikan di Instagram-ku yang sekarang ada 2 juta followers, semoga bisa tambah terkenal UMKM ini,” ungkap Danang artis jebolan D’Academy Indosiar ini.

Melanjutkan kunjungan dengan melintasi selokan kolam ikan, Mas Yusuf dan Danang menjadi pusat perhatian warga, tak jarang mereka berdua dikerimuni warga untuk diajak selfie.

“Pada 9 Desember 2020 nanti Bupati yang dicoblos nomor berapa?,” ucap Danang.

Wargapun langsung menjawab ajakan Danang. “Pilih nomor satu, Pak Yusuf – Gus Riza,” teriak kompak warga.

Histeris warga semakin memuncak ketika Mas Yusuf dan Danang masuk ke jernihnya selokan kolam ikan. Layaknya bermain, keduanya berlarian mengejar ikan koi yang lalu lalang. Hingga akhirnya satu ekor berukuran besar berhasil ditangkap.

Sekedar diketahui, Yusuf Widyatmoko akan bergandeng dengan KH. Muhammad Riza Aziziy. Calon Bupati nomor urut 1 ini diusung Partai PKB, Demokrat, Golkar, PKS, serta Partai Non Parlemen lainnya. (*)

Reporter: Rochman

 

Loading...
Berita sebelumyaBupati Tulungagung Salurkan Kendaraan Tracing Covid 19
Berita berikutnyaPenganiaya Wanita Cantik di Surabaya Bukan Timses Cawali Solo, Pelaku Sering Pamer Wanita Lain

Tinggalkan Balasan