Warga Ring Satu Tolak Penutupan Dermaga Gresik Jasa Tama

100
Warga Ring Satu Tolak Penutupan Dermaga Gresik Jasa Tama

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Ratusan warga ring satu yang tinggal di area Pelabuhan Gresik, menggelar unjuk rasa, pada Kamis (14/11/2019) siang. Dalam aksi itu, mereka menolak adanya penutupan aktifitas bongkar muat kayu log dan batu bara di dermaga Gresik Jasa Tama (GJT).

Aksi demo tersebut dilakukan menyusul adanya protes warga yang kontra atas dampak kesehatan lingkungan, hingga berujung pada penghentian operasional bongkar muat di area dermaga khusus tersebut. Para pendemo mengatasnamakan forum warga tingkat kecamatan dan 8 desa/kelurahan penerima dana CSR dari PT GJT.

“Kami di sini membela ribuan keluarga buruh dan sopir truk yang mengalami kesulitan ekonomi pasca dihentikannya operasional di PT Gresik Jasa Tama,” ujar koordinator aksi Thohirin saat berorasi di depan gerbang masuk dermaga GJT.

Baca Juga  Rekruitmen Atas Nama PT KAI Itu Palsu Alias HOAX
Loading...

Dia berkata akan melawan terhadap siapapun yang mencoba-coba menghadang sopir truk yang hendak keluar masuk ke area dermaga GJT. Pria berambut gondrong ini beralasan, dengan berhentinya aktifitas bongkar muat maka secara otomatis dana CSR dari GJT juga akan terhenti.

“Sejauh ini sudah banyak warga tidak mampu yang sangat terbantu akan adanya dana CSR dari GJT. Termasuk bantuan untuk pembangunan tempat ibadah,” ungkapnya.

Tak butuh waktu lama, portal keluar masuk dermaga di Jalan RE Martadinata pun akhirnya dibuka. Sejumlah truk pengangkut kayu log dan batu bara spontan terlihat hilir mudik keluar masuk area dermaga. Tampak aparat gabungan TNI-Polri bersiaga di lokasi demo. (*)

Baca Juga  Polisi Amankan Pembuang Bayi, Ibu Bayi Wanita 22 Tahun

Reporter: Azharil Farich

Loading...
Berita sebelumyaMinimnya Alat Cetak Sim, Salah Satu Kendala di Satpas Colombo Surabaya
Berita berikutnyaLahan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Diserobot, KTH Vs LMDH Sumberagung Memanas

Tinggalkan Balasan