Pelaku, tengah diapit Kanit dan Waka Polsek Tegalsari

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) –
Spesial copet khusus pertokoan Mall di Surabaya dan Sidoarjo hingga Malang diamankan Polsi setelah Viral di Media Sosial Facebook.

Unit Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya yang menangkapnya berhasil mengidentifikasi pelaku setelah korbannya melapor dan memeriksa rekaman Camera CCTV.

Nenek dua cucu itu bernama,
Soeprapti (55) warga Jalan Gubeng Masjid Gg. 6, Surabaya.

Penyelidikan terhadap kasus copet yang kerap masuk penjara ini berawal pada Senin, 30 Desember 2019 pukul 16.30 WIB, di Toko Aleeya Brand Tunjungan Plaza III Lt. 3, Surabaya.

Di Mall TP itu, pelaku ini berpura-pura sebagai pengunjung Mall yang mencari sasaran.

Begitu mendapat korban yang diincar, kemudian tersangka memepet korban sambil mencoba membuka tas cangklong korban yang
didalamnya terdapat HP.

Setelah berhasil mengambil HP kemudian pelaku ini bergegas
meninggalkan korban untuk keluar toko.

Baca Juga  Sejahterakan Toko Kelontong, Pemkot Surabaya Kerja Sama dengan Kabupaten Blitar

“Namun pelaku ini tak sadar jika peristiwa tersebut terekam camera CCTV toko,” sebut AKP Soni Febriyanto Waka Polsek didampingi Iptu Raden Kennardi Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Senin (7/1/2020).

Lanjut AKP Soni, Crime Hunter Polsek Tegalsari yang mendapat laporan korban langsung melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman Camera CCTV.

Loading...

Kerja keras petugas, akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sempat viral di Media Sosial tersebut.

“Kita tangkap pelaku ini disalah satu mall di Sidoarjo juga sedang melakukan aksinya pada 2 Januari 2020,” tambah Soni.

Setelah ditangkap, selanjutnya pelaku beserta barang buktinya dibawa ke Polsek Tegalsari guna proses penyidikan
lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan, diketahui jika pelaku ini merupakan residivis juga dalam perkara pencurian, sebelumnya sudah 5 (lima) kali di tahan dalam penjara baik di Lapas Medaeng Surabaya maupun Lapas Kacuk Malang.

Baca Juga  Artis Vanessa Angel Dikabarkan Kecelakaan di Jombang

Barang bukti yang dapat disita, 1 (satu) potong kemeja lengan panjang warna coklat muda, 1 (satu) potong celana panjang warna coklat tua, 1 (satu) buah dos box HP Vivo Y71 Warna Gold, 1 (satu) buah rekaman CCTV serta uang sebesar Rp. 500.000.

Pelaku sendiri, dihadapan petugas mengakui semua perbuatannya. Biasanya, HP curian dijual di WTC, dan HP laku Rp. 600 ribu.

“Saat korban lengah saya ambil HPnya, lalu saya jual buat kebutuhan sehari-hari karena tulang punggung keluarga,” aku pelaku.

Kini, residivis perempuan ini dipenjara dan akan ditindak Pidana Pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 Tahun penjara.(*)

Reporter : Eko

 

Loading...
Berita sebelumyaKandidat Calon Ketua ASKAB Banyuwangi Diduga Punya Hubungan Gelap dengan Artis
Berita berikutnyaDiduga Hilang Kendali, Truck Engkel Terguling Nyaris Masuk Jurang

Tinggalkan Balasan