Wali Kota Minta Jukir Nakal Harus Ditindak

6
Rakor yang dipimpin Wali Kota Malang

MALANG (kabarjawatimur.com) Munculnya petisi mengenai darurat parkir yang mengemuka dimedia massa dan sosial media mendapat reaksi Walikota Malang,H.Moch.Anton. Orang nomer satu di Kota Malang ini mengapresiasi munculnya petisi parkir.

“Munculnya petisi,kritik merupakan salah satu bentuk masyarakat kota Malang sudah pintar dalam menyikapi persoalan yang ada,”ungkap Anton saat memberikan sambutan pembukaan gedung pengujian kendaraan bermotor milik Dinas Perhubungan Kota di Arjowinangun kecamatan Kedungkandang Kota Malang,Rabu (14/9/2016).

Bahkan orang nomor satu di Kota Malang ini, mendesak pihak-pihak berwenang untuk melakukan tindakan karena sudah meresahkan masyarakat.\ “Kita melihat tindakan ini sudah merupakan pemerasan yang mengarah pada pidana”ujarnya.

Keseriusan ini juga ditampakkan, Walikota Malang saat memimpin rapat koordinasi ( rakor) yang diikuti Sekkota Idrus, Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Mulyono, Asisten Bidang Pemerintahan Abdul Malik, Kadishub Kusnadi, Kadispenda Ade Herawanto, Kadis Pasar Wahyu Setianto, Plh Satpol PP Dicky dan Kabag Humas Widianto diruang rapat Walikota.

Baca Juga  Sasar Peziarah, Copet Wilayah Ampel Dibekuk

Sementara itu, Widianto Kasubag Humas Pemerintah Kota Malang pada Kabar Jawa Timur mengungkapkan keseriusan walikota merespon adanya carut-marutnya parkir yang ada di kota Malang.

“Yang pasti pak Walikota memberikan penekanan dan menginstruksikan soal parkir,” ungkapnya.

Loading...

Dalam rapat koordinasi ( rakor) ini Walikota menginstruksikan agar dilakukan operasi gabungan penertiban parkir dari unsur Dishub, Satpol PP, Polres Kota dan TNI mulai Kamis 15-9-2016.
“Disamping itu,Walikota juga meminta adanya langkah tegas penindakan kepada “jukir liar” atau pun jukir yang menyalahi aturan dan sasaran operasinya mencakup atas lahan/lokasi parkir, atribut dan alat kelengkapan parkir serta karcis yang dipergunakan”,jelasnya.

Ditambahkannya dalam operasi tersebut Data dan sweeping lokasi lokasi yang tidak diperuntukkan parkir (lokasi bebas parkir/spt tempat ATM, dll) namun tetap digunakan untuk parkir berbayar.

Baca Juga  Kesebelasan Jurnalis Bekuk Diskominfo Jember 5-3

“Kepada masyarakat yang dirugikan, dihimbau dan jangan segan untuk melaporkan disertai informasi yg lengkap tentang lokasi, waktu kejadian, bila dimungkinkan foto jukir dan tanda bukti lainnya dan
atau menginformasikan melalui SMS Aduan Kota Malang di hotline 081333471111,”imbuhnya.

Dalam rakor itu pula, Walikota menekankan tindak tegas dan tidak main main. “Pungutan yang tidak sesuai peraturan adalah premanisme, maka patut diganjar hukuman agar tidak merugikan masyarakat. Ini warning saya dan akan terus saya monitor, “tandas Widianto menirukan ucapan Abah Anton.

Penulis : Mas Aris, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakWalikota Malang Bakal Bangun Rumah Korban Kebakaran
Artikulli tjetërDua Sahabat Kompak Curi Helm

Tinggalkan Balasan