Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir Minta Semua Oknum yang Terlibat Kasus Djoko Tjandra Diperiksa

264
DPR RI
Adies Kadir, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar.

JAKARTA (Kabarjwatimur.com)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir meminta agar semua oknum yang terlibat dalam pelarian buronan kelas kakap Djoko Tjandra diperiksa semuanya.

Adies berharap, pihak Kejaksaan Agung dan Ditjen Imigrasi juga dapat bergerak cepat menangani kasus Djoko Tjandra yang sangat membahayakan bagi Indonesia.

“Jangan terkesan ragu-ragu, menutup-nutupi, atau bahkan melindungi. Periksa semua oknum-oknum yang terlibat kasus pelarian ini,” pinta Adies, Sabtu (2/8/2020).

“Ini baru satu Djoko Thandra, kita belum tahu Djoko Tjandra, Djoko Tjandra, Djoko Tjandra yang lain. Kalu tidak salah ada 6 atau 7 buronan seperti Djoko Tjandra yang belum ditangkap. Sistem imigrasi kita yang kita laksanakan kalau begini terus jalannya, bisa hancur negara kita. Sangat berbahaya ini untuk negara kita. Kita tahu ada KTP bisa keluar, paspor juga bisa keluar,” sergah politisi Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo ini.

Baca Juga  Ratusan Motor Hasil Curian Ngandang di Polda Jatim

Untuk itu, ia meminta agar aparat lain meniru langkah jajaran Kepolisian RI (Polri) menangkap terpidana kasus pengalihan hak cessie Bank Bali, Djoko Tjandra di Malaysia.

Loading...

Menurutnya, langkah Polri harus diikuti aparat penegak hukum lain. Masih ada kasus semacam Djoko Tjandra lainnya yang belum bisa diungkap, dan dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

“Ini kerja cepat, kerja cerdas dan kerja cermat yang dilakukan oleh Tim Khusus Mabes Polri menangkap buronan kakap Djoko Tjandra, harus ditiru dan diikuti aparat penegak hukum lainnya,” sambung Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI ini.

Sebelumnya, Tim Khusus Mabes Polri yang dipimpin oleh Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berhasil menangkap buronan Djoko Tjandra di Subang, Malaysia, Kamis (30/7) pukul 21.30 waktu Malaysia.

Baca Juga  Iseng Rekam Wanita Mandi, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi

Kasus buronan ini menyita perhatian masyarakat Indonesia, apalagi saat pelarian terakhirnya ke Malaysia karena diberitakan ada anggota kepolisian yang turut membantunya.
Adies memberikan apresiasi atas kinerja kepolisian yang telah berhasil melakukan operasi selama dua minggu di Malaysia bersama dengan Special Branch – Kepala Polis Diraja Malaysia ini untuk menangkap buronan yang juga sempat kabur ke Papua Nugini tersebut. (*)

Reporter: Boy
Editor: Okin Dzulhilmy

Loading...
Artikulli paraprakIdul Adha, Perajin Pande Besi di Banyuwangi ‘Panen’
Artikulli tjetërBesok, Ribuan Pekerja Malam Akan Geruduk Balai Kota Surabaya

Tinggalkan Balasan