Waduh, Berniat Konfirmasi Satpam PT HK dan Nindya Usir Jurnalis

311
FOTO: Tampak dari depan pintu masuk proyek di Universitas Jember

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Berniat konfirmasi terkait patahnya lengan crane yang menyebabkan seorang warga terluka dan 3 rumah rusak, sejumlah wartawan diusir oleh petugas keamanan proyek gedung di Universitas Jember (Unej).

Secara arogan satpam tersebut membentak-bentak wartawan dari berbagai media itu. Padahal para awak media berlaku wajar dan meminta ijin untuk mengambil gambar serta konfirmasi kepada penanggung jawab proyek.

“Jangan masuk, ndak boleh masuk, sana pergi!,” kata satpam dengan nada membentak.

Satpam tersebut kemudian menutup pintu gerbang cepat-cepat.

Namun awak media dari tv nasional dan media siber (online) tersebut tetap mengutarakan niatnya untuk meminta konfirmasi.

“Pak biar berimbang ini kita ingin konfirmasi dengan penanggung jawab proyek,” kata Hernawan Mustika dari Kompas tv.

Loading...
Baca Juga  Wanita Tergeletak, Shelter Stasiun Kertomenanggal Mendadak Ramai

Namun dari balik pagar gerbang lokasi proyek Satpam tersebut menjawab konfirmasi tidak ada konfirmasi.

“Tidak ada, tidak ada konfirmasi,” kata seseorang dari balik pintu gerbang seng dengan nada keras.

Seperti diberitakan sebelumnya, lengan crane proyek sebuah gedung senilai Rp. 500 miliar di dalam kawasan kampus Universitas Jember patah.

Lengan crane tersebut kemudian jatuh dan menimpa 3 rumah milik warga yang berada dibalik pagar gedung.

Akibatnya ketiga rumah warga tersebut rusak dan seorang warga bernama Sukir (50) mengalami luka di kepala karena tertimpa atap rumah yang kejatuhan besi lengan crane.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari pihak PT Hutama Karya dan Nindya.

Baca Juga  Pemotor Tiba Tiba Terjatuh dan Meninggal Dunia

Sementara itu pasca kejadian tersebut pihak tim Inafis Kepolisian Resort Jember langsung turun ke lokasi. Tim tersebut melakukan olah TKP.

Reporter: Rio
Editor: Rizky

Loading...
Artikulli paraprakBanyak Caleg Tidak Serahkan LHKPN, KPU Bangkalan Mengaku Tidak Tahu
Artikulli tjetërPelaku Penggelapan Mobil yang Viral di Rungkut juga Dicari Polsek Sedati

Tinggalkan Balasan