Viral Video WNA China : Mengaku Korban Laka, ini Penjelasan Polisi

56

SURABAYA, (Kabarjatim.id)-
Beredarnya video viral terkait kejadian Laka Lantas di Perumahan Graha Family, Surabaya yang mengaku tak dapat penanganan dari Pihak Kepolisian Satlantas Polrestabes Surabaya, dibantah Oleh Kasatlantas.

AKBP Eva Guna Pandia, Kasat Lantas mengungkapkan, jika rekaman dalam video yang Viral dan beredar di Media Sosial tersebut bukanlah kejadian kecelakaan Lalu lintas (Laka Lantas).

Rekaman tersebut menurut Pandia adalah, seorang Pria keturunan China bernama Khan Ha, yang mana di Media Sosial diberitahukan bahwa saudara Khan Ha terlibat dalam kecelakaan lalu lintas.

Akan tetapi dirinya saat kejadian yang mengaku korban (Khan Ha.red), tidak mau diperiksa oleh petugas .

Namun kejadian yang sebenarnya, dalam rekaman itu bahwa pada saat itu Khan Ha ini tidak ada sama sekali terlibat kecelakaan.

Loading...
Baca Juga  Dinas PMD Bojonegoro Gelar Workshop Optimalisasi Aplikasi Siskeudes

“Kejadian itu adalah masalah dengan istrinya, terkait harta gono gini dimana istrinya mau mengambil kendaraan yang saat itu dipakai oleh Khan Ha,” sebut Pandia, Rabu (29/5/2019).

Pada saat akan mengambil mobil itulah, terjadi cek-cok dengan orang yang hendak mengambil kendaraan.

“Pada saat kejadian itu memang ada seperti menset ada polisi lalu lintas, ternyata itu adalah Security Perumahan Graha Family yang hendak memisah kejadian,” tambah Pandia.

Lanjut Pandia, pada saat itu sama sekali tidak ada anggota yang bertugas dilokasi, hanya ada orang yang mau mengambil mobilnya yang dipakai Khan Ha dan dipisah oleh Security perumahan yang memakai bet tangan layaknya anggota Lalu lintas.

Baca Juga  Empat Desa di Kecamatan Soko Tuban Akan Ikuti Pilkades Serentak 2022

“Dengan adanya kejadian itu, saat ini Satlantas sedang kordinasi ke Intel terkait ijin tinggal Warga Negara Asing ini,” tutup Pandia. (Ekoyono)

Teks foto : Pandia dan Khan Ha yang mengaku menjadi korban Laka lantas.

Editor : Budi

Loading...
Artikulli paraprakMasukan Jari, Kakek 65 Tahun di Surabaya Dipenjara
Artikulli tjetërEmpat Titik Pos Pam Ops Ketupat Semeru 2019 Kodim 0801 Pacitan

Tinggalkan Balasan