Viral Video ‘Mirip’ Walikota Blitar Bernyanyi Diduga Tak Menerapkan Prokes

6
Tangkapan Layar (istimewa)

BLITAR, (Kabarjawatimur.com) – Warga Kota Blitar digegerkan dengan beredarnya video viral mirip Walikota Blitar, Santoso bernyanyi tanpa menerapkan protokol kesehatan (protkes), saat menggelar pesta tasyakuran usai pelantikan di Balai Kota Koesoemo Wicitro.

Dalam video yang berdurasi 4 menit lebih dan direkam menggunakan kamera ponsel ini, menunjukkan adegan Walikota Blitar, Santoso bernyanyi diatas panggung tanpa memakai masker di gedung yang berada satu komplek dengan Rumah Dinas Walikota Blitar di Jl. Sudanco Supriadi, Kota Blitar.

Kemudian dibelakangnya tampak tiga biduanita yang tidak memakai masker, Santoso yang terlihat mengenakan baju batik, terdengar menyanyikan sebuah lagu dangdut.

Dalam video tersebut juga tampak jelas sekitar 10 orang yang ikut berada diatas panggung, tidak ada satupun yang memakai masker. Mereka berjoget berdekatan dan berangkulan, tidak menjaga jarak.

Baca Juga  Pemotor Tiba Tiba Terjatuh dan Meninggal Dunia

Pada detik ke-30 terlihat 2 orang perempuan menyusul naik ke panggung, satu berkaos hitam dan satunya lagi berhijab biru. Yang berkaos hitam berambut panjang kemudian berduet dengan Santoso.

Santoso kemudian berjalan ke belakang menghampiri 3 perempuan yang berjoget di belakangnya, lalu memberikan (menyawer) beberapa lembar uang.

Loading...

Santoso juga memberikan uang kepada perempuan yang sempat berduet bersamanya, dengan girang perempuan berkaos hitam rambut panjang itu menciumi beberapa lembar uang kertas yang diterimanya dan mengangkat tinggi-tinggi lembaran uang itu.

Sementara, didepan panggung tampak kerumunan orang yang disebutkan Santoso relawan, ikut beryanyi dan berjoget bersama. Mereka berdekatan bahkan berangkulan, sebagian tetap memakai masker tapi lebih banyak yang melepasnya dibawah dagu dan ada yang tidak memakai masker.

Baca Juga  Punya Banyak Potensi, Jember Dapat Apresiasi

Ketika dikonfirmasi wartawan Santoso membenarkan dirinya ada dalam video yang diambil saat acara tasyakuran, pelantikan dirinya sebagai Walikota Blitar periode 2021-2024 pada, Jumat (26/2/2021) lalu.

“Kita mengundang relawan untuk makan bersama, sebagai ucapan terima kasih,” kata Santoso.

Santoso mengelak jika dikatakan acara tersebut tidak menerapkan protkes pencegahan Covid-19, karena yang diundang juga dibatasi 30-40 orang dan waktunya juga tidak sampai jam 22.00 WIB.

“Supaya acara makan-makan tidak sepi, maka saya persembahkan hiburan elekton,” ngelaknya. (*)

Reporter: Gilang Bachtiar

Loading...
Artikulli paraprakGus Malik Fokus Mengembalikan Kejayaan PKB Banyuwangi
Artikulli tjetërPemdes Badean Banyuwangi Bangun RTLH, Tahun 2021 Target 10 Penerima

Tinggalkan Balasan