Permintaan maaf pembuat video viral.

SAMPANG, (Kabarjawatimur.com)-Di Sampang, beredar 4 video berdurasi 16 detik, 29 detik, 20 detik dan 24 detik yang menyebut jika penyekatan berhasil dibubarkan oleh masyarakat dengan disertai kalimat ujaran kebencian dan hinaan kepada Institusi Polri yang bertugas.

Selain 4 video, Polisi juga menemukan pesan suara yang berdurasi 43 detik yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk membubarkan kegiatan rutin yang ditingkan di Desa Madulang Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

Video seruan tersebut viral dan diunggah akun Tiktok @Huskepoya yang sudah dibagikan 831 kali serta akun Tiktok @Hadibarokahi yang sudah dibagikan 62 kali.

Melihat viralnya video dan rekaman suara tersebut, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz yang diwakili Kapolsek Omben Ipda Andrik Soejarwanto memerintahkan anggotanya untuk mencari pembuat video dan perekam suara untuk dimintai klarifikasinya atas perbuatan mereka tersebut.

Baca Juga  280 Pelajar Korban Covid-19 di Mojokerto Dapat Seragam Sekolah Gratis, 2 Jadi Anak Asuh

“Video dan rekaman suara tersebut bisa menimbulkan keresahan dalam masyarakat bahkan dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat,” kata Ipda Andrik.

Loading...

Setelah diketahui, pada Sabtu (19/06/2021), Polisi mengundang warga Dusun Laodan Desa Omben Kecamatan Omben yang bernama KH. Hasan Bin Fageh, Rohman dan Mat Raki yang keduanya berdomisili di Desa Madulang Omben, ke Mapolsek Omben.

Dihadapan Kapolsek, KH. Hasan Bin Fageh mengakui bahwa suara yang ada di video tersebut adalah benar suaranya sendiri dan sangat menyesali perbuatannya tersebut, serta menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri khususnya Polsek Omben dan Polres Sampang beserta Satgas Covid Kecamatan Omben.

Kapolsek Omben menyayangkan warganya berbuat seperti itu dan juga menjelaskan maksud dan tujuan diadakan Kegiatan Rutin yang di Tingkatkan (KRYD) berupa penyekatan dan tes Swab Antigen kepada KH. Hasan Bin Fageh, Rohman dan Mat Raki adalah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan melindungi masyarakat khususnya masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Omben dari ganasnya covid-19.

Baca Juga  Kemenkumham Raih 2 Penghargaan Keuangan dari Kemenkeu

KH. Hasan Bin Fageh menyesali perbuatannya dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya sekaligus mengajak kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sekaligus mengajak masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam rangka penanganan Covid-19.

Reporter : Hari

Loading...
Berita sebelumyaBegini Upaya Pemkab Jember Geliatkan Sektor Pariwisata
Berita berikutnyaForkopimda Jatim Gelar Rakor Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di BPWS Bangkalan

Tinggalkan Balasan