Video Mobil Ngebut Berjalan Mundur di Sumenep, Pak Haji Kena Tilang

90
Tindakan tegas dan humanis Polres Sumenep

SUMENEP, (Kabarjawatimur.com) – Beredar video viral mobil Daihatsu Charade Tahun 1986 nopol M 1965 VH berdurasi 30 detik yang berjalan mundur dengan kencang di Sumenep.

Dalam unggahan Video tersebut sang supir dengan sengaja menyalakan musik dengan kencang dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi yang akhirnya ditindak tilang oleh Polres Sumenep dan mengamankan pelakunya.

Tampak pula dalam unggahan video tersebut ada pengendara sepeda yang mengambil video ulah pelaku pengendara Daihatsu Charade ini.

Dianggap membahayakan pengemudi lainnya saat berkendara, atas perintah Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya,SIK , Kasat Lantas AKP Lamudji segera melakukan penindakan humanis pengendara mobil yang viral di media sosial itu.

“Sesuai perintah bapak Kapolres Sumenep, kami sudah lakukan pencarian dan sudah kami temukan pelakunya,” kata AKP Lamudji, Sabtu (7/5/2022).

Baca Juga  Diguyur hujan abu vulkanik, PMI Jember Bagikan 500 Masker

Kasat Lantas Sumenep juga mengungkapkan, alasannya untuk memberikan tindakan tegas humanis kepada pengemudi yang Videonya viral tersebut.

Loading...

“Sopir yang melakukan kegiatan ugal ugalan di jalan raya tepatnya Jalan Diponegoro itu dapat membahayakan pengendara lain sehingga kami melakukan tindakan tegas humanis,” tambah AKP Lamudji.

Adapun tindakan yang dimaksud Kasat Lantas Polres Sumenep ini adalah dengan langkah penindakan penyitaan kendaraan bermotor mengunakan tilang kepada pengendara.

“Mobil beserta pengemudinya berinisial AB (40) warga Desa Pakondang Kec. Rubaru Kab. Sumenep kami amankan ke Mapolres Sumenep untuk kami mintai keterangan kemarin Jum’at (06/05/22) namun tidak kami lakukan penahanan,” jelas AKP Lamudji.

Satlantas Polres Sumenep mengenakan Pasal 283 Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan tentang mengemudi dengan tidak wajar.

Baca Juga  Sebulan Satreskoba Polres Gresik Ringkus 16 Budak Narkoba dan Puluhan Gram Ganja

Pengemudi mobil Daihatsu Charade diminta untuk membuat surat pernyataan dan permohonan maaf agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Meskipun tidak dilakukan penahanan, Polisi tetap memberikan sanksi tilang,” tutup Kasat Lantas Polres Sumenep. (*)

Reporter : Hen

Loading...
Artikulli paraprakSabtu Minggu ini, Polda Jatim Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2022
Artikulli tjetërBreaking News : Puluhan Orang jadi Korban Saat Berlibur di Kenpark Kolam Renang

Tinggalkan Balasan