Video Call dengan Perempuan, Pria di Surabaya Dibekuk Polisi

3147
Pelaku perekam yang diamankan Polrestabes Surabaya.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)– Pria asal Jawa Tengah dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, setelah merayu perempuan yang alami keterbelakangan mental, untuk melakukan video call (VC) lalu merekamnya dalam keadaan telanjang.

Oleh pelaku, video yang direkam akan disebarkan dan melanggar pornografi di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

Tersangka perekam video mesum itu yakni, ABP (19), asal Sokawera Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.

Pelaku dibekuk, pada Rabu 16 februari 2022 sekitar pukul 14.00 WIB, di Kelurahan Sokawera Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.

“Kejadiannya diketahui di Jalan Kandangan Gg. 3 Surabaya,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana, S.H., S.I.K., M.M., M.H, Sabtu (19/2/2022).

Baca Juga  Warga Antusias, BINDA Jatim Bersama Dinkes Bojonegoro Gelar Vaksinasi

Mirzal menambahkan, yang melaporkan kejadian itu, H S Y (32) yang tak lain adalah paman korban. Korban sendiri diketahui perempuan yang mengalami disabilitas (keterbelakangan mental).

“Pelapornya itu omnya, karena korban perempuan disabilitas, (keterbelakangan mental),” imbuhnya.

Loading...

Sementara untuk modusnya, Kasat menambahkan, pelaku berkenalan dengan korban melalui WhatsApp (WA) dan meminta korban untuk melakukan video call.

Kemudian pelaku menyuruh korban untuk telanjang dan pelaku merekam pada saat telanjang.

Begitu ada laporan, anggota melakukan penyelidikan dan mengetahui identitas pelaku dan Satreskrim Polrestabes melalui unit Resmob melakukan penangkapan di Desa Sokawera Kecamatan Somagede, Banyumas Jawa Tengah ditempat tinggalnya.

Saat itu juga, pelakunya digelandang ke Polrestabes Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan berikut barang bukti, Screnshot foto korban telanjang, 2 buah HP milik pelaku yang digunakan untuk melakukan kejahatan.

Baca Juga  Pesta Miras Dalam Pernikahan Tiga Tewas, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Pelaku penyebaran video pornografi di wilayah hukum Polrestabes Surabaya itu akan dijerat ?sebagaimana dimaksut dalam pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) UURI no 19 tahun 2016 tentang perubahan UURI no 11 tahun 2008 Tentang informasi transaksi elektronik dan atau pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) UURI no 44 tahun 2008 tentang pornografi.(*)

Reporter: Eko

.

Loading...
Artikulli paraprakSetelah 12 Kali Mencuri, Dua Maling Motor Dibekuk Anggota Polsek
Artikulli tjetërKunjungi Asrama Haji Surabaya, Kapolri Imbau Masyarakat Terpapar Dirawat di Isoter

Tinggalkan Balasan