Vaksinasi Libatkan Pemilik Gudang Tembakau

28

Jember,(kabarjawatimur.com) – Pemerintah telah memprediksi ledakan kasus Covid-19 varian Omicron BA-4 dan BA-5 terjadi pada akhir bulan Juli 2022. Untuk mengurangi resiko masyarakat tertular, berbagai cara dilakukan oleh semua pemangku kebijakan agar warga tetap untuk mengikuti vaksinasi.

Seperti yang dilakukan oleh aparat Kecamatan Ajung. Untuk memenuhi capaian vaksinasi booster mereka melibatkan 10 pemilik gudang tembakau yang ada di wilayah itu.

Para pemilik gudang yang akan merekrut pekerja musiman yang akan bekerja, salah satu syaratnya mengikuti vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Jember melalui Puskesmas maupun institusi lainnya.

Saat Badan Intelejen Negera Daerah Korwil Jember atau Binda yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat menggelar vaksinasi masal di Balai Desa Klompangan, Kecamata Ajung terlihat banyak pekerja gudang yang mengikuti kegiatan tersebut, Senin (4/6/2022).

Baca Juga  Tiga Pejabat Fungsional Dilantik, Ini Pesan Kakanwil Kemenkumham Jatim

Para pekerja musiman yang rata-rata kaum hawa ini sedari pagi datang di balai desa. Mereka ikut vaksinasi karena tidak akan bisa bekerja digudang jika tidak menunjukan bukti telah vaksin booster.

Loading...

Kepala Puskesmas Ajung dr. Tunsiah mengatakan saat ini yang diperlukan untuk mengejar capain vaksinasi booster, adalah pengerahan warga sebagai peserta vaksin.

“Sekarang ini yang dibutuhkan adalah pengerahan masyarakat agar mau untuk divaksin. Karena sekarang ini sudah agak menurun antusias masyarakat untuk melakukan vaksin,”kata dr.Tunsiah.

“Untuk mengejar capaian yang booster yang saat ini masih di bawah 50 persen kita bekerjasama dengan para pemilik gudang tembakau agar para pekerjanya mengikuti vaksinasi,”tambahnya.

Baca Juga  Suparmin Ajak Warga Banyuwangi Waspada Isu Tak Jelas

Meski tidak bisa menyebutkan lkeseluruhan jumlah pekerja gudang, namun menurut Tunsiah ada satu gudang mempekerjakan hingga 1000 orang. L

Terkait pelaksanaan program vaksinasi serentak Covid-19 yang diinisiasi Binda Jatim dengan pemerintah daerah, Tunsiah sangat mengapresiasi.

“Vaksinasi serentak dari Binda Jatim ini
sangat baik untuk mengejar capaian vaksinasi booster karena di Kecamatan Ajung capaian untuk booster masih di bawah 50 persen. Kalau untuk dosis satu dan dua sudah tercapai,” katanya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakHiburan Malam di Tuban Jadi Sorotan, Begini Tanggapan Satpol PP
Artikulli tjetërBojonegoro Dorong verifikasi dan validasi data Secara Akurat Guna Percepatan Penurunan Stanting

Tinggalkan Balasan