Upaya Banding Diterima, Mantan Kadinkes Gresik Dihukum Lebih Ringan

58
Foto: Terdakwa Nurul Dholam saat digiring petugas menuju mobil tahanan

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Pasca dijatuhi vonis hukuman 6 tahun penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Surabaya, Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik, Nurul Dholam akhirnya mengajukan banding di tingkat Pengadilan Tinggi (PT).

Upaya banding yang dilakukan oleh terdakwa kasus korupsi pemotongan uang Jasa Pelayanan (Jaspel) BPJS Kesehatan ini nampaknya membuahkan hasil. Memori banding pun diterima oleh hakim PT dengan putusan yang lebih ringan yakni menjadi 4 tahun penjara.

Hal ini tertera dalam surat tembusan Pengadilan Tinggi bernomor 18/Pid.Sus-TPK/2019/PT SBY.jo Nomor 166/Pid.Sus-TPK/2018/PN SBY. Selain hukuman yang lebih ringan, PT juga meringankan besaran denda yang semula Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan menjadi Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan.

Loading...
Baca Juga  Dianggap Gagal Kelola Tanaman Tebu, Warga Glenmore Minta Direksi PTPN XII dan Menteri BUMN Turun Lapangan

Sementara hukuman tambahan untuk membayar ganti rugi sebesar Rp 1,9 miliar tidak berubah atau sama seperti vonis hakim di Pengadilan Tipikor. Bila dalam kurun waktu satu bulan pasca putusan inkrah tidak segera dibayar, maka harta benda terdakwa akan dilelang untuk membayar kerugian negara tersebut.

Ketika dikonfirmasi terkait diterimanya banding tersebut, Kasi Pidsus Kejari Gresik Andrie Dwi Subianto membenarkan, bila pihaknya sudah menerima surat tembusan tersebut. Hanya saja, pihaknya belum mengambil langkah.

“Kita tunggu langkah dari pihak terdakwa dulu. Apakah mengajukan kasasi atau tidak,” kata Andrie, Selasa (7/8/2019).

Seperti diketahui terdakwa Nurul Dholam terjerat kasus korupsi pemotongan uang Jaspel BPJS Kesehatan sebesar 10 persen di 32 puskesmas di Kabupaten Gresik.

Baca Juga  Tabrak Aturan, KNPI Tandingan Buat Acara Tanpa Perizinan Polres dan Bakesbangpol

Pemotongan itu berlangsung sejak 2016 hingga 2018. Total kerugian negara mencapai Rp 2,45 miliar dan sudah dikembalikan oleh terdakwa sebesar Rp 500 juta.

Reporter: Azharil Farich
Editor: Rizky

Loading...
Artikulli paraprakSantri Jember Tetap Tuntut Bupati dan JFC Minta Maaf
Artikulli tjetërPria Tampan Dibui, Pakai dan Edarkan Serbuk Haram

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan