Ular Sanca Kembang Sepanjang 4 Meter, Sembunyi di Atap Rumah Warga Jember

258
Ular sanca kembang melingkar di sela-sela kayu atap rumah

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Ular besar sepanjang 4 meter membuat Warga Perumahan Pondok Bedadung Indah Blok S17 RT 05 RW 07 Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari heboh.

Ular jenis sanca kembang dengan bobot 3 kilogram ditemukan sembunyi di atap rumah.

Warga menduga ular tersebut berasal dari belakang lokasi perumahan. Pasalnya di belakang lokasi perumahan banyak rumpun bambu dan semak-semak. Dilokasi tersebut juga ada aliran air sumber yang cocok untuk habitat hewan liar.

Penghuni rumah Julius Alfian Raka Putra, mengaku sejak belasan tahun tinggal di perumahan tersebut, kejadian masuknya ular sanca kembang di rumahnya baru pertama kali terjadi.

“Sebelum-sebelumnya tidak pernah ada ular jenis sanca kembang itu masuk rumah. Diduga milik warga (tapi) saya yakin bukan. Karena warga sini tidak ada yang pelihara ular,” jelas Julius saat dikonfirmasi Senin (15/6/2020).

Baca Juga  Geliat Kampoeng Thengul, Lestarikan Seni Khas Bojonegoro

“Kemungkinan ular itu dari belakang rumah karena ada pohon-pohon bambu dan semak-semak. Juga aliran air sumber jadi sungai kecil gitu,” sebut Julius atau akrab dipanggil Alfian

Masih menurut Alfian, penemuan ular itu berawal saat sang ibu membersihkan kandang bebek di belakang rumah.

Loading...

“Kami kan pelihara mentok (bebek, red) itu. Lah waktu ibu bersih-bersih, merasa curiga kok mentoknya tinggal satu. Terus telur-telurnya itu berserakan,” katanya.

Kemudian karena sang ibu curiga, lanjutnya, dicarilah di beberapa sudut rumah, keberadaan menthok yang hilang.

“Kemudian lihat di atas genteng rumah ada ular sanca kembang itu. Ibu langsung masuk rumah dan teriak minta tolong. Saya datang, dan kemudian tahu itu ular, langsung saya hubungi teman pecinta reptil di Banyuwangi,” ulasnya.

Baca Juga  Sosialisasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan, Bersama Dokter Anak dan Kominfo Bojonegoro

Kemudian diarahkan ke komunitas pencintan reptil di Jember untuk membantu mengamankan ular tersebut.

“Kalau panjang kurang lebih 4 meteran, bobotnya juga kurang lebih 3 sampai 4 kilogram. Proses evakuasi gak lama, kurang lebih 15 menit, mungkin karena ularnya habis makan mentok saya itu,” ungkapnya.

Selanjutnya ular tersebut diamankan oleh komunitas pencinta reptil.

“Saya lupa namanya siapa, tapi ular itu akan diperiksa kesehatannya, dan nanti mungkin akan dilepas liarkan di tempat aman,” tuturnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakWarga Tambi Kediri Ditangkap Polisi di Surabaya
Artikulli tjetërSempat Buron, Pelaku Pecah Kaca di Made Surabaya Dibekuk

Tinggalkan Balasan