Ulah Arogan, Pilot Lion Resmi Tersangka dan Dipenjara

58

SURABAYA, Kabarjatim.id-
Kasus penamparan terhadap petugas hotel pada Selasa, 30 April 2019, sekitar jam 05.28 WIB, yang dilakukan oleh Pilot Lion Air memasuki babak baru.

Pilot bernama, Arden Gabriel Sudarto (29) warga Jalan Mangga 1 Blok F No. 13 Rt.08/08 Kel. Duri Kepa Kec. Kebon Jeruk Jakarta Barat.

Oleh Penyidik Jatanras Polrestabes Surabaya, Kamis (9/5/2019), statusnya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan.

Kasus penganiayaan ini berawal, 30 April 2019 lalu, ketika beredar video di media sosial Viral tentang dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang Pilot kepada karyawan
hotel.

Korbannya yakni, Ainur Rofik, Karyawan Hotel La LISA Surabaya (Bagian House Keeping) warga Dusun Lebak Barat Desa Tlontoraja Kec. Pasean Kab. Pamekasan Madura

Baca Juga  Tebu Tidak Diangkat Diduga Mengalami Kerugian, Berikut Penjelasannya

Di dalam Video tersebar,
kejadian dugaan penganiayaan yang dilakukan tersangka dengan cara menghampiri ruang resepsionis dengan menyampaikan ketidakpuasannya atas pekerjaan laundry yang dilakukan oleh korban.

Loading...

Baju yang dipakai oleh Pilot ini dinilai tidak rapi. Kemudian tiba-tiba tersangka mendekat ke korban dan langsung menampar Pelapor dengan menggunakan
tangan kiri sebanyak 3 (tiga) kali.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan, setelah Video tersebut Viral, selanjutnya Unit Jatanras melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.

Hasilnya dapat mengidentifikasi tempat kejadiannya yakni di Hotel La Lisa, Raya
Nginden No.82 Surabaya.

“Statusnya saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Sudamiran, Kamis (9/5/2019).

Kasus penganiayaan ini sendiri oleh korban baru dilaporkan pada, Jum’at 03 Mei 2019, Jam 18.00 WIB di SPKT Polrestabes Surabaya.

Baca Juga  RAP Pembangunan Jembatan, Berikut Penjelasan Dana Dusun Jubellor

Dalam aksi penganiayaan itu, korban mendapat tamparan yang mengenai pipi sebelah kanan dan
kirinya.

Bukan hanya itu, tersangka juga memukul korban sebanyak 1 (satu) kali dengan menggunakan tangan kanan mengenai wajah bagian kiri hingga kesakitan dan memar pada wajah.

Pilot Arogan ini kini mendekam dalam penjara dan akan dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP
dan atau Pasal 335 KUHP. (Ekoyono)

Teks foto : Pilot Arogan dibalik jeruji besi penjara.

Editor : Budi

Loading...
Artikulli paraprakUsai nge Mall di TP, Pria ini Berurusan dengan Polsek Tegalsari
Artikulli tjetërBerhenti di Kaliondo Dua Pria Dihentikan, ada Apa?

Tinggalkan Balasan