Uji Coba Hari pertama, 2.000 pengunjung Nikmati Akhir Pekan di KBS

41

SURABAYA (Kabarjawatimur.com)-Pada Uji coba hari pertama di bukanya Kebun Binatang Surabaya (KBS), Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji didampingi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Choirul Anwar, turun langsung untuk mengecek dan melihat kondisi satwa.

PDTS Mencatat pada hari pertama ada sebanyak 2000 pengunjung di KBS. Humas PDTS KBS, Agus Supangat menjelaskan, selama uji coba ini pihaknya membatasi pengunjung, yakni 5000 wisatawan per hari. Sebagaimana telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Kemenparekraf yang menerapkan pembatasan pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas.

“Pembatasan 25 persen dari kapasitas normal. Jadi kita sediakan 5000 kuota per harinya. Ini kita bagi sesi-sesi, kalau terlalu padat, nunggu yang lainnya keluar. Jadi kita juga lihat kondisi di dalam,” kata Agus Supangat.

Baca Juga  KPPU Gandeng BI Jatim Wujudkan Iklim Usaha Sehat

Sesekali, Wawali Armuji juga terlihat berinteraksi dengan para pengunjung dan membagikan masker kepada mereka. “Kebun Binatang Surabaya juga telah menyiapkan 85 Satgas Mandiri Covid-19, sehingga nanti dapat mengingatkan warga agar terus mematuhi protokol kesehatan,” ungkap Wawali Armuji.

Loading...

Karena bertepatan pada hari Minggu, maka PDTS KBS juga memulai uji coba program gowes. Bahkan, beberapa program lain terkait olahraga juga diuji cobakan. Khusus untuk olahraga, seperti gowes, dibuka mulai pukul 06.00 – 10.00 WIB. Sedangkan pengunjung umum, dibuka mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB.

Selain menjaga Protokol Kesehatan (Prokes), Pengunjung juga harus dipastikan sudah divaksin. Dan dari hasil evaluasi hari pertama, Agus menerangkan, bahwa beberapa pengunjung yang sudah melakukan vaksinasi namun belum menginstal aplikasi PeduliLindungi. Makanya Satgas Covid-19 mandiri yang berjaga di depan pintu masuk membantu mereka untuk menginstal aplikasi tersebut.

Baca Juga  Satu Pelaku Tawuran Dinoyo Ditangkap

“Ada 85 petugas yang disebar. Ada di depan (pintu masuk), belakang dan patroli berkeliling. Istilahnya ada Satgas Covid-19 mandiri, mereka mengingatkan prokes,” terang Agus.

Agus juga menyebutkan, bahwa stand UMKM di dalam masih belum diperbolehkan buka. Begitu pula beberapa wahana, yakni wahana tunggang gajah, wahana animal edutainment, feeding time, wahana akuarium maupun program wisata air masih belum boleh dioperasikan. Namun, ia dan pihaknya akan memastikan untuk melakukan evaluasi setiap minggu sehingga hasilnya mungkin berubah sewaktu-waktu.(*)

Reporter : Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaAplikasi Peduli Lindungi Mulai Diberlakukan di Polresta Banyuwangi
Berita berikutnya2 Pengedar Narkoba Antar Provinsi Dibekuk, Sekilo Lebih Sabu dan Ratusan Ektasi Jadi BB

Tinggalkan Balasan