Ubah Warna Merah Jadi Hitam, Ribuan Orang di Surabaya Terkonfirmasi

3204
Peta penyebaran Covid-19 Jatim, Surabaya Hitam

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Di Surabaya saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan Rapid Test hingga ke tingkat RW, salah satunya dilingkungan RW Jalan Gading 1 Surabaya, Selasa (2/6/2020), tampak ratusan orang mengikuti agenda tersebut.

Sebelumnya, Badan Intelijen Negara (BIN) dengan bekerjasama Walikota Surabaya juga melakukan Rapis Tes dibeberapa tempat diantaranya, di daerah Gresik Pasar PPI, Terminal Manukan dan Taman Mundu Surabaya.

Sementara data jumlah Positif Covid-19 di seluruh Jawa Timur mencapai 5.132 oarng, sementara sembuh sebanyak 799 orang, dirawat sebanyak 3.898 orang dan meninggal sebanyak 429 orang.

Di kota Surabaya sendiri, Positif sebanyak 2,748 orang, sembuh sebanyak 300 orang dan meninggal dunia sebanyak 253 orang.

Baca Juga  Polisi Sebut Sudah Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan di Surabaya

Data tersebut didapat dari Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Selasa 2 Juni 2020.

Pemkot Surabaya terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta berupaya untuk bagaimana mempercepat memutus mata rantai dari perkembangan covid-19 yang ada di wilayah Jawa Timur khususnya Surabaya.

Loading...

Komjen Pol Bambang Sunarwibowo Sekertaris Utama BIN mengatakan, Surabaya sebagai zona merah yang tertinggi di wilayah Jawa Timur, langkah-langkah yang dilakukan terutama kerjasama dengan Walikota Surabaya, pertama bagaimana meningkatkan kapasitas kemampuan dari pada peralatan kami agar bisa melakukan mendeteksi.

“Kita melakukan pemeriksaan secara akurat dan cepat sehingga di sini bisa kita ambil langkah-langkah tindakan seperti isolasi dan kemudian langkah-langkah Bagaimana proses penyembuhan kepada para pasien,” sebut Bambang, Sabtu (30/5/2020), lalu.

Baca Juga  Anggota Komisi III Wihadi Wiyanto Minta Imigrasi Awasi Ketat Orang Asing Masuk Jatim Secara Ilegal

Sementara, dikesempatan lain Walikota Risma juga mengatakan jika Pihaknya juga terus berupaya mencegah penyebaran COVID-19 dengan mengingatkan kepada masyarakat untuk disiplin, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari jabat tangan, serta terus menerus menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu juga mengkonsumsi makanan bergizi, vitamin dan empon-empon, berjemur tiap pagi. Risma mengimbau jika terjadi gejala COVID-19 untuk segera periksa diri ke puskesmas.(*)

Reporter :Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan