MALANG (kabarjawatimur.com) Dipenghujung tahun 2016, Pemkot Malang kembali menggerakkan mutasi akhir tahunnya.

Dari keterangan yang dihimpun kabarjawatimur.com, mutasi ini memasuki babak baru. Pasalnya sejumlah kepala dinas dan badan mendominasi mutasi yang disebut mutasi akhir tahun.

Menariknya dalam mutasi ini, berlaku dijajaran eselon II A Sekda II B, hingga eselon IV B.adalah mundurnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Malanh, Metawati Ekawardhani, mendadak mengajukan pengunduran diri. Tidak tahu pasti alasanya tetapi, dikabarkan karena kesehatan.

Sementara itu, Wali Kota Malang H. Moch. Anton membenarkan jika Metawati telah mengajukan pensiun dini.

Menurut Wali Kota yang kerap disapa Abah Anton itu, pengunduran diri Metawati telah diproses, dengan demikian yang bersangakutan tidak akan dikukuhkan untuk menempati jabatan di Struktur Organisasi Tata Kepemerintahan (SOTK) Pemkot Malang yang akan di gelar hari ini, Jumat (30/12/2016).

“Kami sudah menerima pengunduran diri itu, Bu Metawati memberikan alasan kondisi kesehatanya tidak memungkinkan, karena itu, kami tidak bisa memaksakan,” tutur Abah Anton kepada sejumlah wartawan Jumaat (30/12).

Baca Juga  Walikota Surabaya Berikan Pengarahan Pada Camat, Lurah, dan Sekcam 

Hanya saja dibeberkan, Abah Anton, ada 960 orang pejabat yang akan dimutasi yang akan ditempatkan di GOR Ken Arok Kecamatan Kedungkandang.

Dikatakan dia, jika pengukuhan SOTK itu, merupakan keharusan. Sehingga sebelum tahun 2017 SOTK Pemkot Malang sudah terisi. Meski demikian diakui Abah tidak hanya melakukan pengukuhan saja tetapi ada beberapa pejabat yang harus digeser.

Loading...

“Pergeseran itu pasti ada tetapi tidak semua. Untuk dinas yang tidak mengalami perubahan kemungkinan besar pejabatnya hanya dikukuhkan saja. Tetapi yang mengalami perubahan bisa jadi diisi oleh pejabat baru,” imbuhnya.

Abah menambahkan, jika ada dua staf ahli yang akan menduduki pos baru. Mereka merupakan pejabat senior di staf ahli. Sayangnya Abah tidak menyebut secara pasti siapa dua pejabat tersebut.

Sementara itu mengenai pengganti Kadin Capilduk, Abah tidak menolak dan tidak mengiyakan. Tetapi yang jelas dua nama tersebut santer disebut akan menduduki tempat yang baru.

Baca Juga  Warga Jombang Modali Uang Palsu Milyaran Rupiah, Dibekuk Bersama 5 Pelaku Lain

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dipercayakan kepada Hadi Santoso, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dipercayakan kepada Wasto.

Dinas Lingkungan Hidup dipercayakan kepada Erik Setyo Santoso, yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Dinas ini melebur ke Badan Lingkungan Hidup dan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dinas Perdagangan diberikan kepada Wahyu Setianto. Wahyu sebelumnya Kepala Dinas Pasar. Sementara kepala Dinas Perindustrian dipercayakan kepada Tri Widyani Pangastuti.

Tri sebelumnya merupakan Kepala Dinas Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dipercayakan kepada Joko Yuwono, yang sebelumnya Sekwan.

Posisi Bappeda diberikan kepada Jarot Edi Suliostiono, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Agus Edi Putranto, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Mulyono, Dinas Ketenagakerjaan Eny Hari Sutiarny, dan posisi Sekwan diberikan kepada Bambang Suharyadi.

Reporter: Mas Aris, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Berita sebelumyaHindari Motor, Malah Tabrak Beton
Berita berikutnyaPenjual Toak dan Arak Masih Marak

Tinggalkan Balasan