Turun ke Level 2, Pemkot Surabaya Minta Warga Tetap Patuhi Prokes

22

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) –Berdasarkan data yang diungkap oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per tanggal 4 September 2021, bahwa Kota Surabaya telah menempati Level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Meski begitu, Wali Kota eri cahyadi tetap menganjurkan bahwa Warga Surabaya harus tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) agar resiko penularan Covid-19 semakn kecil dan PPKM bisa segera turun ke Level 1.

“Sekali kita lengah, kita kembali lagi ke level 3 atau 4. Kita kembali lagi ke zona merah, maka hari itulah kita akan selesai, ekonomi akan berhenti, pendidikan juga berhenti,” kata Wali Kota Eri di sela meninjau simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Airlangga I Surabaya, Senin (6/9/2021).

Loading...
Baca Juga  Selain Barbershop, Pria ini Juga Punya Kerja Sampingan

Wali Kota Eri meyakini, apabila Kota Surabaya dapat turun ke Level 2, dengan tetap mempertahankan Prokes maka dapat dipastikan Kota Pahlawan bisa menempati zona Hijau atau PPKM Level 1 bahkan 0.

Tentunya untuk mencapai tujuan tersebut, ia membutuhkan kehebatan gotong royong dari berbagai lapisan elemen masyarakat.

“Saya matur nuwun (terima kasih) sama warga Surabaya yang terus berjibaku, bahu membahu, bergotong royong. Tapi pesan saya jangan kita lengah, jangan kita euforia karena tujuan kita masih jauh terbentang di depan,” jelasnya.

Maka dari itu, ia Kembali mengajak warga Surabaya untuk berjuang Bersama melawan situasi covid-19 ini. Dengan adanya kemauan bekerja sama dari masyarakat, dipastikan semuanya akan Kembali normal, baik dalam keadaan perekonomian maupun Pendidikan. Kegiatan masyarakat juga dapat Kembali seperti semula.(*)

Baca Juga  Even JKCI IV Digelar, 10 Duta Besar Datang ke Jember

Reporter : Gita Tamarin

Loading...
Artikulli paraprakLapas Tangerang Terbakar, Adies Kadir: Jangan Cari Kambing Hitam
Artikulli tjetërPasca Terbakarnya Lapas Tangerang, Kemenkumham Jatim Instruksikan Gencar Penggeledahan Blok Hunian

Tinggalkan Balasan