Turun di Pesanggaran, Mas Yusuf Dapat Curhatan Petani Buah

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Turun di Kecamatan Pesanggaran, Calon Bupati (Cabup) Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko mendapatkan curhatan dari masyarakat setempat, diantaranya petani buah.

Di Pesanggaran, Mas Yusuf sapaan akrab Yusuf Widyatmoko secara langsung melihat proses pengepulan hingga jual beli buah-buahan Marhaen Squad. Disitu, para petani berkeluh kesah adanya jalan rusak, terutama di kawasan penghasil buah-buahan.

Marhaen Squad, adalah salah satu pengepul hasil bumi di Dusun Ringinagung, Desa/Kecamatan Pesanggaran. Pemilik Marhaen Squad, Ika Marhaen juga sengaja menghadirkan warga setempat.

Selain mendeklarasikan program-program yang diusung Mas Yusuf-Gus Riza, pemilik nomor urut 01 ini juga membuka tanya jawab dengan warga yang kebanyakan petani jeruk, buah naga hingga cabai. Selain masalah kelangkaan pupuk subsidi, juga masalah jalan yang tidak layak di areal pertanian.

Loading...

“Para petani di sini hanya mengharapkan perhatian pemerintah, agar akses jalan petani di kebun bisa layak dilalui. Meskipun kami berada jauh kota atau jauh dari wisata, tetapi jalan itu bisa melancarkan distribusi hasil pertanian,” kata salah satu petani saat mengajukan permohonan dalam pertemuan.

Lalu, msalah Pupuk Subsidi, Mas Yusuf kembali menegaskan pernyataanya, bahwa itu tidak terjadi di Banyuwangi saja. Secara Nasional juga langka, karena pemotongan dana subsidi hingga 50 persen. Sehingga, pengadaan Pupuk Subsidi dibatasi.

“Kalau masalah perbaikan jalan, ke depan pasti akan kita perhatikan. Oleh karena itu, kita perlu bersama memenangkan paslon 01, supaya nanti program kami terlaksana dan kami bisa melakukan perbaikan jalan,” tambah Mas Yusuf.

Sementara itu, Nanang Triatmoko, seorang petani setempat mengatakan, ia tetap menggunakan pupuk non-subsidi meskipun lebih mahal.

“Dengan adanya ini, saya rasa pupuk non-subsidi memiliki khasiat yang lebih tinggi daripada pupuk subsidi. Memang perhitungannya lebih mahal, tapi itu tidak banyak, dan hasil panen saya pun lebih baik,” tegasnya.

Mas Yusuf mengaku kagum terhadap petani yang cerdas menanggani masalah, seperti Nanang Triatmoko.

“Nah, untuk sementara ini kita harus bersabar. Apa yang dilakukan Nanang ini, sangat patut untuk kita contoh dalam masalah ini,” pungkas Mas Yusuf. (*)

Reporter: Rochman

 

Loading...
Berita sebelumyaBarang Bukti 4,8 Juta Pil Terlarang Dimusnahkan Kejari Jember
Berita berikutnyaBandel, 100 Warga Terjaring Operasi Yustisi Prokes

Tinggalkan Balasan