Tim Sepak Takraw Bangkalan (Baju Kuning) Bertanding dengan Tim Sampang

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Tim Sepak Takraw Kabupaten Bangkalan benar-benar siap untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 mendatang.

Kematangan tim dan kerjasama yang apik diperlihatkan para pemain sepak takraw Bangkalan saat keluar sebagai juara dalam turnamen yang digelar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Sampang, Sabtu 18 September 2021.

Turnamen ini dijadikan ajang pemanasan oleh enam tim sepak takraw yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Sumenep, Pamekasan, Bangkalan dan Sampang sebagai tuan rumah.

Kejuaraan diselenggarakan dengan sistem setengah kompetensi, artinya semua tim saling berhadapan untuk menjajal kekuatan dan saling mengalahkan.

Ketua PSTI Bangkalan, Mathari mengaku bangga kepada tim sepak takraw Bangkalan keluar sebagai juara 1 mengalahkan tim papan atas Jawa Timur.

Baca Juga  Bermain Korek Sebabkan Rumah Ludes Terbakar

“Berkat kerja keras pemain dan semua pengurus PSTI kita bisa juara 1 mengalahkan tim unggulan lainnya,” ungkapnya.

Di partai final tim sepak takraw Bangkalan bertemu Sumenep. Tanpa diduga mereka mengalahkan tim asal kota keris dengan skor 2-1.

“Dari materi pemain Sumenep lebih diunggulkan karena semuanya jebolan Smanor, tapi alhamdulilah kita bisa mengalahkan mereka,” pungkasnya.

Loading...

Mathari mengatakan melalui turnamen ini selain bisa melihat kekuatan tim lawan, pihaknya juga bisa mengukur kekuatan dan kelemahan timnya sendiri.

Selain itu Mathari mengucapkan terimakasih kepada KONI Bangkalan Bangkalan atas perhatian dan suport nya kepada PSTI Bangkalan.

Ketua KONI Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far mengapresiasi tim sepak takraw yang berhasil keluar sebagai juara dalam ajang kejuaraan tersebut.

Baca Juga  Polda Gandeng Lira dan Organda Gencarkan Vaksinasi di Bangkalan

Selain itu Fauzan mengatakan, prestasi yang diraih bisa menjadi modal bagi tim sepak takraw untuk membawa pulang medali emas diajang Porporv tahun depan.

“Alhamdulillah, saya bersyukur sekaligus berterima kasih kepada seluruh pengurus PSTI, mulai dari pelatih dan atlet atas kerja keras dan ketekunannya selama ini, hasil ini membuktikan bahwa proses itu tidak akan menghianati hasil,” katanya.

Fauzan mengatakan kalau setiap atlet berlatih secara tekun, dan terukur serta dukungan oleh Badan Sport Science serta ditambah dengan pelatih yang bagus, maka hasilnya akan luar biasa.

“Tapi pesan saya jangan merasa puas dulu, terus tingkatkan latihannya, Porprov VII adalah pertarungan yang sebenarnya,” tutupnya. (*)

Reporter: Rusdi

Loading...
Berita sebelumyaBelajar Berdiplomasi, Taruna AAL Satlat KJK 2021 Silaturahim Forkompimda Kaltara
Berita berikutnyaHari Sampah Sedunia, Bupati Jember Buat Regulasi dan Optimalkan Tata Kelola TPA

Tinggalkan Balasan