Tuntut Pengusutan Dugaan Korupsi Gapoktan Rp 1,2 M, Puluhan Petani Demo di Mapolres Gresik

12
Para petani saat menggelar demo di depan Mapolres Gresik

GRESIK (Kabarjawatimur.com) – Puluhan petani asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan menggelar demo di depan Mapolres Gresik, Rabu (8/6/2022). Dalam orasinya mereka menuntut agar polisi mengusut dugaan kasus korupsi Gapoktan di desa mereka senilai Rp 1,2 miliar.

“Kami minta agar dugaan korupsi yang dilakukan oleh Gapoktan segera diusut secara transparan,” ujar perwakilan aliansi petani Tambakrejo, Moh Shodiqin.

Dia mengatakan, adanya dugaan korupsi bermula saat ada kunjungan Menteri Pertanian di Desa Tambakrejo yang menghadiri panen raya (12/03). Diduga ada alat pengering bantuan kementerian senilai Rp 1,2 M yang masih disimpan pengurus Gapoktan lama.

“Tuntutan terkait dugaan korupsi sudah saya laporkan ke pihak kepolisian sejak April atau tiga bilan yang lalu,” imbuhnya.

Baca Juga  Umur Jembatan Klungkung Jember Bisa 100 Tahun

Selain itu, dugaan korupsi yang lain adalah penyelewengan bantuan belasan alat pertanian dan uang senilai Rp150 juta oleh kepengurusan Gapoktan periode 2011-2019. Laporan tersebut mencuat pada 1 April 2022.

Loading...

Masa aksi ditemui oleh Wakapolres Gresik, Kompol Ari Galang Saputro. Pihak Polres mengaku masih mengumpulkan bukti bukti. Setelah itu imbuh Ari Mapolres Gresik akan melakukan proses penyidikan kasus.

“Masih kita kumpulkan bukti-bukti yang disetorkan. Dan dari pihak kami akan terus melakukan progress penyidikan,” kata Kompol Ari Galang Saputro kepada masa aksi demo.

Korlap Aksi, Anwar menambahkan, masyarakat sangat menunggu kasus ini bisa terungkap dan menangkap pelakunya. Agar kasus yang menjadi gunjingan petani di desa tersebut tidak semakin liar dan memantik demo yang makin meluas.

Baca Juga  Komisi D Ajak 882 Guru PPPK Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Surabaya

“Kami tidak ingin kasus ini masuk angin. Usut uang hibah dengan tuntas,” tandasnya.

Korlap Aksi, Anwar bersama masa mengancam akan melakukan unjuk rasa kembali besar-besaran apabila tuntutan ini tidak diungkap oleh pihak kepolisian.

“Ungkap… Ungkap… Ungkap korupsi, ungkap korupsi di Tambakrejo’,” teriakan sejumlah masa saat melakukan orasi di depan kantor Polres Gresik. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakAda Dugaan Korupsi Pilwali di KPU, Kasusnya Diselidiki Polisi
Artikulli tjetërGema Perhutanan Sosial: Petani Berdiri dan Bersatu Di Belakang Presiden Jokowi

Tinggalkan Balasan