Tuntut Hak SPL, PT.CIP Didemo

102

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Demo penuntutan hak dilakukan oleh para pekerja pabrik terhadap kantor administrasi PT. CIP (cahaya Indo Persada) Alamat Ruko Kalibokor Selatan blok B No. 85-86. Aksi demo yang di Kordinasi oleh SPL (Serikat Pekerja Logam) FSPMI secara rutin dilakukan 1 minggu sekali.

Demo ini tergolong beda dengan demo-demo lainnya lantaran  dilakukan tiap 1 minggu sekali di hari antara rabu atau kamis ini sudah dilakukan sejak tahun 2018.

Tuntutan yang di minta oleh para pekerja pabrik PT. CIP jalan Margomulyo, Surabaya, ada beberapa pon, namun beberapa tuntutan inti dan hak yang diminta oleh para pekerja belum juga di penuhi oleh pihak managemen PT. CIP.

Baca Juga  Kemenag Sebut Ada Wacana Kenaikan Biaya Haji

Demo yang dilakukan pada Jumat (10/1/2019) mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB para pekerja Serikat FSPMI tetap pengajuan tuntutan haknya untuk di penuhi oleh pihak managemen.

Loading...

Hal tersebut diutarakan oleh Bambang Sutrisno Ketua I Advokasi SPL FSPMI.
“Para karyawan hanya meminta haknya yang selama ini dipermainkan oleh PT.CIP”, ujarnya.

Dari tiga butir tentang hak pekerja tang belum dimaknakan oleh PT. CIP antara lain, tentang upah Pesangon dari 111 pekerja yang di PHK belum terbayar sejak 2017.
Dan pada tahun 2018 kembali 194 pekerja yang sudah di PHK dan belum diberikan hak pesangon.

Namun berbeda dengan keterangan yang dilontarkan oleh Kasno selaku General Evair PT.CIP Ruko Kalibokor Selatan blok B No.85-86 Surabaya, saat dikonfirmasi terkait tuntutan para pekerja.

Baca Juga  Desa di Jember Berusaha Tekan Angka Stunting

Melalui via telfon Kasno memberikan keterangan bahwa pihaknya tidak mengetahui isi dari tuntutan para pendemo.

“Saya tidak mengetahui secara rinci tuntutan para pendemo, yang lebih mengerti pihak pabrik PT.CIP Margomulyo,” ujarnya.

Reporter: Rusmiyanto

Editor: Risky

 

Loading...
Artikulli paraprakLapangan Bola Diperbaiki, PT. BSI Peduli Olahraga
Artikulli tjetërPercakapan di SMS Antarkan Pria Sidoarjo Kedalam Penjara

Tinggalkan Balasan