Tunggu SPK Turun, Penyaluran BPNTD Tuban 2022 Molor

53
Gudang stok beras BPNTD Tuban

TUBAN (Kabarjawatimur.com) – Keterlambatan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD) di Kabupaten Tuban terus menjadi tanda tanya besar, hingga memunculkan berbagai opini tentang faktor penyebabnya.

Banyak pihak beranggapan, lambatnya penyaluran bansos berbentuk beras tersebut disebabkan diduga ulah nakal para agen distributor yang ditunjuk. Namun, diduga leletnya penyaluran BPNTD tahun 2022 terletak pada suplayer.

Diberitakan sebelumnya, perusahaan pemenang tender lelang pengadaan tersebut belum melakukan persiapan sama sekali, bahkan dikabarkan untuk stok beras di gudang juga masih kosong hingga saat ini.

Diintip data dari laman LPSE, tender tersebut dimenangkan oleh PT. Mahkota Surya Nusantara, yang beralamat di Dusun Pakah RT 01 RW 06 Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 5.835.720.000.

Loading...
Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, Bojonegoro Gelar Seminar Politik Bagi Pemilih Pemula

Saat dikonfirmasi kabarjawatimur.com Senin (23/05/2022), Direktur PT. Mahkota Surya Nusantara, Nuril Yanuar membenarkan, jika sejak bulan Januari hingga Mei 2022 belum ada penyaluran beras BPNTD, meski didalam kontrak tertanggal antara 13-25 Maret 2022.

“Gudang saya kosong karena saya memang belum belanja beras untuk stok, sebab saat konfirmasi ke Dinas Sosial katanya belum ada Surat Perintah Kerja (SPK) dari Bupati,” terangnya melalui percakapan WhatsApp.

Selanjutnya, Nuril menyampaikan bahwa sejauh ini dirinya masih menunggu kejelasan dan berharap bisa segera dapat bekerja, karena sudah tanda tangan kontrak sebagai pemenang tender pengadaan beras BPNTD.

Disisi lain, diketahui bahwa PT Mahkota Surya Nusantara juga merupakan pemenang lelang tender pengadaan beras BPNTD di tahun 2021, artinya terdapat kesamaan baik nama perusahaan dan pagu anggarannya. (*)

Baca Juga  Rektor UTM Berikan Penghargaan pada Prodi, Dosen, Tendik dan Mahasiswa Berprestasi

Reporter : Pradah Tri W

Loading...
Artikulli paraprakKantor BPN yang Minta, Bupati Jember Belum Setuju Hibah Lapangan Talangsari
Artikulli tjetërPertemuan Bilateral Mendag RI dan Dubes USTR, Mendag Lutfi: Perlu Sinergi Indo-Pasifik dengan ASEAN

Tinggalkan Balasan