Todong Security Pakai Soft Gun Berujung Bui

501

SURABAYA (kabarjawatimur.com) Berhati-hatilah jika anda adalah salah satu pemegang Airsoftgun senjata. Meski memiliki kartu anggota dari salah satu Club tertentu, namun jika salah dalam mempergunakan bisa berurusan dengan polisi.

Seperti halnya yang dialami Robert Susanto (46) warga Jalan Petemon Timur Surabaya tersebut diamankan oleh unit Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya, setelah menodongkan airsoftgun kepada Herman Setiawan (31) security pertokoan Royal Plaza Surabaya.

Kejadian tersebut bermula saat Robert pada Kamis,(29/09/2016) kemarin jalan-jalan dengan membawa airsoftgun jenis FN Jericho yang ditaruh di holster dan diselipkan di pinggang ke area pertokoan di Jalan Ahmad Yani tersebut.

Herman, yang pada saat itu sedang melaksanakan patroli dan saat di depan toko ia melihat tersangka membawa airsoftgun dalam holter di badannya. Kemudian tersangka menghampiri korban, lalu tersangka tiba-tiba menodongkan dan mengancam korban.

Baca Juga  Layanan Kesehatan Baru Inovasi Pemkab Jember Siap Layani Masyarakat

Dirasa mengancam jiwanya lalu Herman menghubungi rekan seprofesinya yang saat itu sedang piket. Kemudian dilanjutkan melapor ke Unit Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya dan ditindaklanjuti mendatangi TKP hingga mengamankan tersangka tersebut beserta 1 unit airsoftgun sebagai barang bukti.

Kepada petugas saat diinterogasi, Robert mengatakan bahwa saat itu dirinya hanyalah ingin menservis senjatanya yang bocor. Airsoftgun juga dibeli di pertokoan Royal Plaza.

Loading...

“Beli disini (Royal Plaza,red) seharga Rp 3.5 juta ikut Club anggota Perbakin yang biasa latiahan di Karang Pilang”,singkat Robert kepada kabarjawatimur.com,Minggu (02/10/2016).

Kapolsek Wonokromo Kompol Arisandi didampingi Kanit Reskrim AKP Julian K Warokka mengatakan, saat itu yang bersangkutan ini sedang berada di pusat keramaian di salah satu Mall di Surabaya, membawa holster dan ada senjatanya. Kemudian salah Security Mall berupaya menanyakan kepada yang bersangkutan dan maksud juga tujuannya membawa Pistol tersebut.

Baca Juga  Desa Sidomulyo Raih Predikat Desa Terbaik Se-Jatim

“Namun yang bersangkutan sepertinya tidak menerima kemudian lantas menodongkan pistol Softgun tersebut kepada Security yang saat itu sedang piket”, kata Arisandi.

Masih kata Arisandi, setelah memperoleh laporan, pada saat pelaku ada di TKP ,saat itu juga pelaku diamankan di Polsek Wonokromo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya pelaku terancam pidana sesuai ketentuan pasal 335 KUHP.

Seharusnya senjata tersebut hanya dipergunakan untuk latihan menembak reaksi dan juga hanya untuk kepentingan olahraga lapangan Tembak, bukan untuk dibawa kemana-mana.

“Yang bersangkutan memang memiliki kartu anggota Asosiasi Club Menembak, namun demikian peruntukannya sudah menyalahi aturan dari Club tersebut”,tutup Arisandi.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakDisekap, Dijadikan Kurir Sabu
Artikulli tjetërSenam Yoga Massal Prodia Tandai Stay Young and Healthy

Tinggalkan Balasan