Tingkatkan UMKM, Polinema Gelar Pelatihan Akutansi Modern

22

MALANG (KabarJawatimur.com) Mengeliatnya perekonomian di Jawa Timur utamanya di wilayah Malang raya,yang menjadi latar belakang Politeknik Negeri Malang (Polinema) bekerjasama dengan Pertamina mengadakan pelatihan akutansi untuk pelaku usaha UMKM. Kegiatan itu digelar selama lima hari dengan pesertanya para perwakilan UMKM.

Aang Afandy, Ketua Pelaksana Pelatihan Akuntansi Modern untuk pelaku usaha UMKM pada Kabar Jawa Timur mengungkapkan alasan pihaknya menyelenggarakan pelatihan. Salah satunya adalah pelaku usaha itu mengelola keuangan usahanya yang selama ini justru masih banyak pelaku usaha yang tidak melakukan pencatatan keuangan karena belum memiliki kemampuan untuk itu.

“Dalam kaitannya itu, maka Politeknik Negeri Malang (Polinema) bekerjasama dengan Pertamina kali ini mengadakan pelatihan untuk pelaku usaha UMKM menguasai kemampuan akuntansi modern dengan menggunakan komputer dan aplikasi pencatatan MYOB,” jelasnya.

Baca Juga  Pemkab Bojonegoro Kembali Terima Penghargaan WTP Tahun Anggaran 2021

“Disamping itu untuk Jamkrindo sedang melakukan pendataan dan pemberian rating dari pelaku usaha yang mendapatkan jaminan kredit dari Jamkrindo”, tambahnya.

Loading...

Peserta pelatihan yang sebagian besar adalah binaan Pertamina tersebut datang dari beberapa daerah seperti kota Malang, Kabupaten Malang, kota Batu, Jombang, Bojonegoro, Pasuruan dan beberapa daerah lain di Jawa Timur itu akan mendapatkan pelatihan selama dua hari dari sisi teori dan praktek akuntansi modern, tandasnya.

Antusias para pemangku daerah dari adanya pelatihan yang dilakukan Polinema ini disambut gembira sejumlah pelaku UMKM.
“Dari pelatihan ini saya jadi tahu, bagaimana menjalankan usaha termasuk pengaturan soal yang terkait dengan akutansi”, ungkap Ismida Atmaja Sutrisno.

Baca Juga  Bojonegoro Raih 4 Penghargaan Bidang Kesehatan dari Gubernur Jatim

Pemilik Qkress Banana Chips ini mengaku selama ini, dalam menjalankan usahanya selalu tidak terpikirkan soal pengelolaan usaha.”Biasanya ada yang terlupakan, namun setelah ikut ada manfaat apalagi dengan sistem akutansi yang mudah dipelajari dengan bahasa Indonesia”, tandasnya

Reporter : Mas Aris
Editor. : Rusdi
Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakKapolsek Sawahan Gelar Razia Wilayah Ciptakan Kambtibmas
Artikulli tjetërBersama PLN Jatim Dan Pemkot Surabaya Tanam 7100 Pohon

Tinggalkan Balasan