Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkab Bojonegoro Bentuk Sistem Layanan Gawat Darurat

87

Bojonegoro, (kabarjawatimur.com) – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kegawatdaruratan terpadu dan sejalan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2016 Tentang Pelayanan Kegawatdaruratan Terpadu. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membentuk pelayanan PSC (Public Safety Center ) 119 dengan nama Sistem Pelayanan Gawat Darurat Bojonegoro (SIAGABRO) PSC 119.

Kepala Dinas Kesehatan, Ani Pudjiningrum mengatakan, SIAGABRO merupakan sebuah sistem penanganan kegawat daruratan terpadu Bojonegoro yang terintegrasi dengan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang ada pada setiap kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

“Pelayanan ini terintegrasi dengan 35 Puskesmas dan 11 Rumah Sakit di Bojonegoro,” ungkapnya, Sabtu (02/07/2022).

Dia menyebutkan, jika pelayanan tersebut berpusat di Comand Center SIAGABRO PSC 119 di Gedung dinas Kesehatan Jalan Panglima Sudirman Nomor 30 Bojonegoro.

Pelayanan kegawat darutan ini dirintis sejak 2020 dan diresmikan Bupati Bojonegoro  25 November 2021. Pada tahun 2022 telah terregistrasi dengan Kementerian Kesehatan.

Loading...

“Pelayanan SIAGABRO PSC 119 didukung SDM di Command Center, terdiri 9 orang perawat terlatih dan kompeten dalam pelayanan kegawat daruratan.  1 orang tenaga tekhnologi informasi, dan dokter konsulen siaga 24 jam,” lanjutnya.

Baca Juga  Pasca Korban Tewas Tenggak Miras, Polsek Jajaran Gelar Razia Oplosan

Selain itu, didukung dengan sarana ambulans gawat darurat yang dilengkapi dengan peralatan yang canggih dan memadai untuk penanganan kegawat daruratan medis.

Ani menambahkan, untuk menunjang komunikasi dan koordinasi command center dengan seluruh jejaring puskesmas dan rumah sakit dilengkapi dengan alat komunikasi radio medik, pesawat telpon seluler, serta teknologi informasi aplikasi SIGAP PSC 119.

Dijelaskan, bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan dapat menghubungi call center SIAGABRO PSC 119 melalui nomor 081132277119, atau menekan 3 detik pada aplikasi emergency button Bojonegoro yang bisa di-download di playstore Android.

“Tim comand center akan merespons dan mendeteksi lokasi kejadian dan mengirimkan tim kesehatan  beserta ambulans dari lokasi terdekat kejadian,” jelasnya.

Dia menyatakan, SIAGABRO PSC 119 melayani pertolongan pertama pada  kasus kegawatdarutan medis sehari-hari di tempat kejadian. Di antaranya, serangan jantung, kondisi tidak sadar, kejadian trauma mendadak, kecelakaan lalu lintas, korban bencana alam serta layanan informasi terkait kesehatan.

Baca Juga  Viral, Video Pembuangan Tebu, Diduga Terjadi di Wilayah PTPN XII Kalitelepak

“Tujuannya untuk mengurangi risiko kecacatan  dan kematian,” terangnya.

Dilanjutkan, jika kondisi korban  membutuhkan pelayanan kesehatan lebih lanjut, akan dilakukan rujukan ke fasilitas kesehatan lebih kompeten. Semua layanan ini dapat diakses selama 24 jam dan gratis tanpa dipungut biaya.

“Di masa pandemi Covid-19 tim SIAGABRO PSC 119 juga ikut berperan serta dalam pencegahan dan penanganan pandemi,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan, melalui kegiatan penerapan protokol kesehatan pada kegiatan di masyarakat, pemeriksaan pekerja migran Indonesia, rujukan Covid-19 serta evakuasi dan pemakaman jenazah Covid-19

“Hasil pelayanan SIAGABRO PSC 119 telah dirasakan masyarakat luas. Selama 2020 telah melayani 121 kasus dan 2021 melayani 498 kasus. Sedangkan 2022 pada Januari-April melayani 130 kasus,” terangnya.

Semoga layanan SIAGABRO PSC 119 dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Bojonegoro dalam penanganan kegawatdaruratan medis sehari-hari. SIAGABRO PSC 119 siap, sigap, dan selamat. (*)

Reporter: Aziz.

Loading...
Artikulli paraprakTangani Kasus Narkotik, Lamongan Launching Balai Rehabilitasi Adhiyaksa
Artikulli tjetërPuncak Purna Siswa Siswi SDIT ‘Ala Bashiroh Sekarbagus Sugio Lamongan

Tinggalkan Balasan