Tim Gabungan dan Polisi Jember Bawa Sampel Ikan Tongkol ke Laboratorium

40

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Tim Gabungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan setempat, mengambil sampel ikan tongkol yang diperjualbelikan oleh pedagang di TPI Puger, Jember, Kamis siang (2/1/2020).

Investigasi dan sidak di TPI tersebut juga melibatkan pihak kepolisian setempat.

“Sidak dari dinas terkait ini, dengan mengambil sampel ikan yang dijual pedagang untuk memastikan penyebab keracunannya,” kata Kasatpolair Jember, AKP Hari Pamuji saat dikonfirmasi wartawan.

Tim tersebut juga berkoordinasi dengan Dinas UPT P3 Puger untuk sosialisasi kepada pedagang. “Selain itu juga ada sosialisasi kepada pedagang ikan di TPI,” katanya.

Hari juga menyatakan masih menunggu hasil uji laboratorium untuk menentukan penyebab pasti keracunan ratusan warga Jember pasca mengkonsumsi berbagai olahan ikan tongkol yang dibeli di TPI Puger itu.

Loading...
Baca Juga  Bawa Ratusan Miras, Pasutri di Surabaya Berurusan dengan Polisi

“Nantinya masih dicek lab terlebih dahulu sampel yang diambil itu, baru nanti bisa memberikan keterangan,’ pungkasnya.
Sementara itu menurut catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember, hingga Rabu (01/01/2020) siang, sudah ada 119 korban yang dilarikan ke puskesmas karena keracunan ikan bakar tersebut. Bahkan kabar terakhir, terkait jumlah kasus bertambah menjadi 250 korban.

Jumlah korban sendiri diduga lebih dari 250 orang pasalnya banyak warga yang mengalami keracunan tidak pergi ke Puskesmas atau rumah sakit.

Warga berusaha berobat sendiri dengan cara alternatif seperti minum air kelapa muda hijau yang dipercaya dapat menetralisir racun.

Seperti dituturkan oleh Rudi Awali warga perumahan Griya Mangli.

“Anak saya dan iparnya keracunan mas. Dia mengaku pusing dan mulutnya gatal setelah makan ikan tongkol yang dibakar,” katanya.

Baca Juga  Pembina Koperasi Terbaik se- Jatim, Gubernur Serahkan Penghargaan kepada Bupati Lamongan

“Tidak ke Puskesmas atau rumah sakit soalnya bisa mereda setelah minum air kelapa muda hijau atau degan ijo,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakDokter Cantik KAI Daop 8 Cek Kesehatan Para Penumpang
Artikulli tjetërHujan Deras di Sukabumi, Rumah Warga Ambrol Tergerus Air Bah Pesawahan

Tinggalkan Balasan