Tiga Pelaku Jambret dan Penadahnya Dibekuk, Dua Diantaranya Didor

29
Empat pelaku diamankan di Polrestabes Surabaya

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Tiga pelaku jambret dan satu penadahnya berhasil diciduk oleh Unit Resmob Satreskoba Polretabes Surabaya pada, Rabu (23/11/2016) yang lalu. Bahkan dua diantaranya diberi tindakan tegas dengan ditembak pada kaki kedua pelaku karena berusaha melarikan diri.

Ungkap kasus tersebut berawal saat penadah barang curian tersebut yakni Sapuwan (18) asal Tanjungsari Surabaya Tertangkap terlebih dahulu oleh Unit Opnal Polretabes Surabaya. Setelah dilakukan pengembangan petugas berhasil menangkap ketiga pelaku jambret yakni Angga (18),asal yang tinggal di Jl Tanjungsari, M. Ismail (19),asal Jl.Gadel Baru Tandas dan Nugroho Yogi (20),asal Jl Tanjungsari Surabaya.

Kasar Reskrim Polretabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga menjelaskan, tersangka Nugroho saat itu diajak oleh tersangka Ismail untuk Joker (Kerja) jambret. Lalu keduanya menghubungi tersangka Angga dengan meminjam motor miliknya untuk melakukan perampasan.

Loading...
Baca Juga  Bupati Gresik Dinobatkan Sebagai Bapak UMKM Saat Ultah Memorandum

Shinto melanjutkan, berbekal motor pinjaman tersebut kedua tersangka berputar-putar di daerah Darmo Satelit untuk mencari mangsa. Saat itu keduanya melihat sasaran seorang wanita yang membawa tas di depan Superindo, lalu keduanya memepet lalu beraksi merampas tas korban lalu melarikan diri kearah Jl.Balongsari.

Kedua tersangka yakni Ismail dan Nugroho tersebut adalah residivis dalam kasus yang sama dan tertangkap oleh Polsek Sukomanunggal, keduanya bebas pada September 2016.

“Uang hasil kejahatannya tersebut oleh pelaku dipergunakan untuk foya-foya yaitu minum minuman keras dan karaoke di daerah Moroseneng”, tutup Shinto kepada kabarjawatimur.com, Selasa (29/11/2016).

Dari tersangka tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1unit sepeda motor Ya ada Vixion beserta STNK nopol AG-2452-UB yang digunakan oleh tersangka, 1 buah tas, 3 unit HP dan 1 kartu kredit. Semua tersangka akan dijerat pasal 365 KUHP yang ancamannya penjara hingga 9 tahun.

Baca Juga  Kok Tega, Ibu di Surabaya Aniaya Anak hingga Tewas

Penulis: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakDongkrak PAD, Sat Pol PP Sampang Kelolah Parkir
Artikulli tjetërSat Pol PP Surabaya Bersitegang Dengan Cafe Lasanghai

Tinggalkan Balasan