Tiga Pekan Gadis 14 Tahun Hilang, Diduga Dilarikan Pria Baru Kenal

99
Diduga pelaku pembawa kabur anak dibawah umur dan bukti laporan Polisi

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)– Tiga pekan sudah gadis 14 tahun ini meninggalkan rumah dan belum kembali. Namun, kepergian gadis berinisial CLB (14) tersebut pergi meninggalkan rumah diduga bersama seorang laki-laki yang baru dikenalnya.

Made Indra (51) warga Jalan Kalijudan Barat 1A, Tambaksari Surabaya, orang tua (Ortu) korban kepada media ini menceritakan, CLB anaknya saat kejadian pada Kamis, 03 Februari 2022 pukul 14.00 diketahui dijemput sama laki-laki pakai sepeda motor Satria Hitam.

Kemudian, pada pukul 7.30 malam, dirinya pulang mencari dalam kamar Ara tidak ada dan bertanya sama neneknya yang mengatakan jika CLB keluar rumah.

“Anak saya dibonceng laki-laki yang pakai Satria itu, saya tunggu-tunggu sampai jam 8 malam tidak pulang,” jelas Made, Selasa (22/2/2022).

Baca Juga  Sebulan Satreskoba Polres Gresik Ringkus 16 Budak Narkoba dan Puluhan Gram Ganja

Kemudian Made meminta tolong kakaknya korban yang bernama R untuk mencari keberadaan laki-laki tersebut dan akhirnya ketemu di Instagram (Ig) laki-laki itu.

Loading...

“Disana ada no telpon, dan ternyata yang angkat itu mengaku orang tuanya, bilang bahwa anak saya ada di rumahnya di suruh pulang enggak mau, saat ditanya alamat Hp dimatikan,” tambah Made.

Begitu alamat diduga pelaku itu diketahui, Made meminta bantuan Polsek Tambaksari untuk berangkat ke rumahnya, tapi dissana mereka sudah kabur duluan mulai pukul 20.30 WIB.

Setelah ditunggu hingga 24 jam, tidak kembali, besoknya kejadian itu dilaporkan ke Polres Surabaya dengan LP/B/2/6 /N/2022/SPKT /POLRESTABES SURARAYA/POLDA JAWA TIMUR, Pada hari Jumat, 04 Februari 4022.

Baca Juga  Dari Pengedar Barang Jalan Kunti, Polisi Amankan Puluhan Poket Siap Edar

Made juga menambahkan jika yang membawa kabur anaknya pria berinial PJT (21) asal Jalan Jojoran Gg. 3D Surabaya. “Bila masih hidup dimana keberadaannya. Bila ada yang menemukan akan dikasih hadiah sepantasnya,” pungkas Made.

Sementara, saat dikonfirmasi Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Defrani Diah membenarkan adanya laporan anak hilang yang melanggar Pasal 332 KUHP, itu.

“Iya benar ada laporan, saat ini masih dalam proses penyelidikan,” singkat AKP Defrani.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakDinilai Berhasil Penuhi Harapan Publik, Elektabilitas Erick Thohir Terus Meningkat  
Artikulli tjetërAnggota DPR RI Sigit Sosiantomo Harapkan Kementerian Segera Tangani Banjir di Lamongan

Tinggalkan Balasan