Tiga Bulan Kabur, Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Kenjeran

55

SURABAYA, Kabarjawatimur.com-
Pria berinisial ST (24) warga Jalan Platuk Donomulyo ini, kembali meringkuk di sel tahanan Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya setelah ditangkap pada Senin, 16 Juli 2018.

Sebelumnya, residivis dalam kasus pencurian ini sempat kabur selama 3 bulan. Sebelumnya, dia sudah tiga kali meringkuk di sel tahanan Polsek Kenjeran karena kasus yang sama.

Dalam catatan Kepolisian, pelaku ini kerapkali melakukan kejahatan di wilayah hukum Polsek Kenjeran juga Surabaya pada umumnya.

Kompol H Sucipto, Kapolsek Kenjeran, mengatakan, pelaku memang spesialis pencurian sepeda motor (Curanmor). Setiap kali berhasil melakukan aksinya, tersangka ini menjual barang hasil curiannya ke Madura.

Ditangkapnya ST, atas laporan kasus kehilangan motor dengan korban bernama Sri Utami (35), warga Jalan Rangkah Gang VII, Surabaya.

Baca Juga  Kembangkan Pariwisata Daerah, Menparekraf Apresiasi Kinerja Bupati Bojonegoro

Korban yang sehari-harinya indekos di Kedinding Tengah ini kehilangan motornya pada, 28 April 2018, lalu sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam beraksi, pelaku sengaja mencari sasaran, dan akhirnya mendapat kesempatan melihat kondisi tempat kos korban yang sepi untuk melakukan pencurian.

Loading...

“Sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi L-6620-OE milik korban saat itu di parkir depan tempat kos dan ditinggal istirahat,” kata Sucipto, Rabu (18/7/2018).

Meski sedang beristirahat, korban ketika itu mendengar ada suara berisik di halaman tempat kos, dan langsung melihat keluar.

Namun disanyangkan, saat itu Honda Beat milik korban telah dibawa kabur oleh ST.

Korban sempat berusaha mencari sendiri motornya yang dicuri tersebut dengan meminta bantuan saudaranya, namun tak juga berhasil.

Baca Juga  Sebanyak 22 Partai di Jember, Hari Ini Sosialisasi Tahapan Pemilu dari KPU RI

Baru keesokan harinya korban melaporkan kejadian naas yang menimpanya ini ke Polsek Kenjeran.

“Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya Petugas berhasil mendapat identitas tersangka, yang tak lain adalah ST,” tambah Sucipto.

Dalam pemeriksaan, ketika beraksi ST ini mengajak serta seorang temannya yang sampai sekarang masih DPO dan dalam pengejaran.

Dalam kasus ini, petugas mengamankan barang bukti berupa kunci L yang dipakai merusak lubang kontak motor korban.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Teks foto : DPO curanmor yang berhasil dibekuk.

Reporter : Ekoyono
Editor : Rusmiyanto

Loading...
Artikulli paraprakEmpat Kali Dipenjara, Mas’ud Kembali Bawa Sabu 92,28 Gram
Artikulli tjetërSekretaris DPD Perindo Jombang Dicopot, Medan Amrullah Ambil Jalur Hukum

Tinggalkan Balasan