Tidak ada Uang Rp. 80 Juta untuk Rehabilitasi di Satnarkoba Polres Bangkalan

1762

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com)-
Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Bangkalan membantah bahwa pihaknya menerima sejumlah uang sebesar Rp. 80 juta untuk rehabilitasi pengguna narkoba.

“Saya sudah menyatakan bahwa itu tidak benar, dan tidak ada aliran dana uangnya,” tegas AKP Soekris Trihartono, Kamis (11/6/2020).

“Gusti Allah mboten sare cak,” tambah pria yang baru saja dimutasi ke Polda Jatim sebagai Kanit II Subdit II Ditreskoba itu.

Soekris (sapaannya) membenarkan bahwa pada Kamis 4 Juni 2020 lalu menangkap FT warga Tepel Rabasan, Madura.

Saat ditangkap, polisi tidak menemukan barang bukti (BB) membawa narkoba jenis sabu. Namun saat dilakukan tes urine FT dinyatakan positif mengkonsumsi barang haram tersebut.

Baca Juga  Kartini Street Food, Favorit Warga Bojonegoro

“Memang tidak ada barang bukti, tapi positif pemakai sabu. Pihak keluarganya meminta untuk dilakukan rehabilitasi di daerah Pamekasan,” jelasnya.

Loading...

Bahkan, Soekris berani bersumpah kalau pihaknya tidak menerima uang puluhan juta tersebut. Selain itu, ia juga membantah rekaman keterangan dari sumber yang mengaku kenal dengan pemberi uang kepada polisi.

“Selama di Bangkalan kondisi saya benar-benar fokus menghadapi Covid-19, pagi siang dan malam memberikan penjelasan Covid-19 supaya paham dan mengikuti prosedur dengan resiko terpapar,” tandasnya.

Tidak ada aliran dan untuk Rehabilitasi

Sebelumnya diberitakan bahwa, Satnarkoba Polres Bangkalan menerima sejumlah uang sebesar Rp 80 juta. Sumber yang tak mau disebutkan namanya itu mengatakan, uang Rp 80 juta itu untuk proses rehabilitasi FT di salah satu yayasan di Pamekasan.

Baca Juga  Tebu Tidak Diangkat Diduga Mengalami Kerugian, Berikut Penjelasannya

“Yang menyerahkan uang 80 juta adalah pria berinisial IL kepada anggota bernama EK,” sebutnya.

Sementara, penyelidikan wartawan Kabarjawatimur.com, dilokasi tempat diduga pelaku yang diamankan tersebut, nama FT tidak ditemukan dan juga pria yang disebut Klebun juga tidak ada.(*)

Reporter: Rusdi / Tim

Ilustrasi Sabu

Loading...
Artikulli paraprakJaringan Jalan Kunti Surabaya, Pria ini Mengaku Beli Inex Disana
Artikulli tjetër4 Kereta Api Daop 9 Jember Kembali Beroperasi, Penumpang Wajib Pakai ‘Face Shield’

Tinggalkan Balasan