Terungkap Oknum Polisi Jadi Becking Penampangan Pasir Ilegal

12

BOJONEGORO(Kabarjawatimur.com)Sebagaimana pernah disampaikan Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi. Jika dalam penambangan pasir mekanik di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo, khususnya yang berada di Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kota, terbukti adanya backing dari oknum anggota Polres Bojonegoro, maka oknum anggota tersebut akan ditindak tegas.

Dan berdasarkan hasil pemeriksaan serta keterangan pelaku yang bertikai dan saling serang di atas perahu, pada Sabtu (10/12/2016) sekira pukul 06.00 lalu, di lokasi penambangan pasir Bengawan Solo Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kota , didapat keterangan bahwa ada keterlibatan oknum anggota kepolisian.

Sehingga oknum anggota tersebut selanjutnya diamankan dan diperiksa oleh bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bojonegoro.

“Anggota tersebut berinisial M, bintara pada salah satu polsek jajaran. Yang bersangkutan sudah diperiksa dan sudah ditetapkan sebagai tersangka tambang pasir illegal,” tegas Kapolres.

Baca Juga  Peringati Pengabdian 30 Tahun Akabri 1992, Atase Pertahanan RI Riyath Brigjen TNI  Putut Witjaksono Hadi Gelar Bhaksos

Lebih lanjut Kapolres menegaskan bahwa penyidik Polres Bojonegoro akan bertindak profesional .

Siapapun yang terbukti melakukan kesalahan dan melanggar hukum, siapapun itu akan tetap diproses.

“Terhadap M, selain akan di proses pidananya, nanti akan dilakukan pemeriksaan kode etik profesi Polri,” terang perwira menengah dengan dua melati di pundaknya ini.

Loading...

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak bertindak sendiri atau main hakim sendiri. Yang nantinya dapat mengakibatkan kerugian bagi dirinya sendiri.

Pihaknya menghimbau laporan saja ke kepolisian apabila melihat, mengetahui adanya pelanggaran atau tindak pidana yang dilakukan oleh siapapun, baik oknum aparat maupun masyarakat.

Sementara, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas dari keterangan pelaku dan saksi, diperoleh keterangan bahwa dua kelompok warga yang bertikai dan saling serang di atas perahu, pada Sabtu (10/12/2016) sekira pukul 06.00 lalu.

Baca Juga  Bupati Hendy Siswanto: Ayo Dukungan Atlet Jember agar Juara Umum Porprov VII

Dilokasi penambangan pasir Bengawan Solo turut Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kota adalah terkait persaingan bisnis, antara dua kelompok penambang.

“Dari hasil pemeriksaan, pertikaian yang terjadi bukan antara warga dengan penambang, tapi antara dua kelompok penambang pasir, terkait permasalahan bisnis usaha pasir,” terang Kapolres.

Saat ini 6 orang pelaku dari kedua pihak yang terlibat dalam pertikaian tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Bojonegoro, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kepada para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP, karena kedua belah pihak membuat laporan pada kepolisian.

Reporter: Agus Kuprit, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakDiterjang Hujan Angin, TPS Pedagang Pasar Kalitidu Roboh
Artikulli tjetërHujan Deras Warnai Pelantikan Kades

Tinggalkan Balasan