SURABAYA(kabarjawatimur.com) – Berdalih tanya alamat , Rohman ( 27) warga Jl. Tambak Mayor Utara PJKA Surabaya ini, mensikat Handphone (HP) milik, Sahrotul Fuadah, asal Jl.Tambak Lumpang Surabaya, di pinggir pergudangan Margomulyo Surabaya.

Penjambretan itu sendiri bermula ketika, tersangka Rohman dan juga satu rekannya, yang diketahui bernama Mat, warga Peneleh yang kini buron (DPO), tiba-tiba menghampiri korban, yang saat itu berada di pinggir Jl.Margomulyo saat  menuggu temanya, dengan memaikan HP ditangan kanannya.

“Saat korban dihampiri, pelaku tanya alamat Jalan Margomulyo Indah,” kata Kanit Reskrim Polsek Asemrowo, AKP  Indra T Herlambang, Selasa (24/01/2017).

Herlambang melanjutkan, saat kkorban menjawab pertanyaan, kedua pelaku, HP yang saat itu dipegang oleh korban, langsung disikat oleh tersangka Rohman. Untungnya, genggaman erat korban pun masih melekat di HP miliknya itu. Tragedi tarik menarik pun terjadi. Korban kemudian berteriak maling sekencang-kencangnya dengan harapan ada warga yang membantu.

Baca Juga  Kades Sumberagung Akan Laporkan Wartawan, Diduga Saran Ketua DPRD Banyuwangi

Tersangaka Mat yang saat itu menjadi joki pun panik dengan teriakan keras korban, hingga sepeda motor Honda Supra X dengan Nopol L 5443 CJ digas sekencang-kencangnya oleh Mat.

Loading...

“Rohman yang saat itu  dibonceng oleh Tersangka Mat, lantas terjatuh dari sepeda motor, karena masih menarik HP dari tangan korban, dan tersangka Mat berhasil kabur,”  jelas Herlambang.

Sesudah Rohman terjatuh, warga yang mendengar teriakan korban pun langsung berdatangan dan menangkap pelaku. Namun, saat pelaku terjatuh, HP yang sudah dalam gengamanya pun dibuang, tapi korban yang menjadi satu-satunya saksi membenarkan bahwa pelaku telah mencuri HPnya.

Warga yang saat itu sudah geram, langsung menyuruh pelaku untuk mengambil HP yang telah dibuangnya lalu menangkap pelaku dan salah satu warga menghubungi  unit Reskrim Polsek Asemrowo. Beberapa saat kemudian pelaku diamankan oleh Polisi dan dibawa ke Mapolsek Asemrowo.

Baca Juga  Rutin Lakukan Giat Cangkruk Bareng Warga Surabaya, Wali Kota Eri Kenalkan Swargaloka

Unit Reskrim Polsek Asemrowo kini masih memburu tersangka Mat, yang alamat dan identitas lainya sudah di kantongi oleh polisi. Namun nahas, setelah didatngi oleh polisi di rumah kediamanya, tersangka Mat sudah kabur. Polisi hanya menemukan barang-barang yang mencurigakan di rumah tersangka Mat berupa seperangkat kunci T modofikasi, kunci L, golok dan puluhan plat nomer sepeda motor.

Semua barang bukti kini diamankan di Mapolsek Asemrowo. Pelaku juga akan diganjar hukuman maksimal sembilan tahun kurungan penjara, karena telah melanggar pasal 365 Jo 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Reporter: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

 

Loading...
Berita sebelumyaCegah Kejahatan, Bekali Anggota Dengan Beladiri
Berita berikutnyaWawali Sutiaji Ajak IAI Blusukan di Desa Gelandangan dan Pengemis

Tinggalkan Balasan