Tersinggung Ditantang Berkelahi, Pacar Mantan Dihajar

61
Tersangka diamankan di Polsek Semampir

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Dion Nuary Putra (20), warga Jl. Tenggumung Karya Gg. 2 mengeroyok Husain (20),warga Jl. Kalimas hingga babak belur bersama tujuh temannya. Akibatnya kini pelaku harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Semampir Surabaya.

Dion kini harus menanggungnya sendiri karena meladeni tantangan mantan pacarnya, sedangkan delapan temannya yang membantu hingga saat ini belum tertangkap oleh petugas.

“Kini petugas memburu delapan pelaku. Barang bukti yang kita amankan berupa helm korban yang pecah, dan batu bata,” jelas Kanit Reskrim Polsek Semampir AKP Achmad Junaidi kepada kabarjawatimur.com , Senin (14/11/2016).

Berawal saat tersangka berpacaran dengan Dania setelah saling kenal melalui media sosial yakni BBM (blackberry massanger). Hubungan mereka hanya berusia sebulan saja.

Baca Juga  Masyarakat Sidoarjo Harapkan Sandiaga Di 2024, Retas Kemiskinan Lewat Pelatihan

Karena masih ada rasa cinta, meskipun putus, tersangka masih sering berkomunikasi dengan mantan pacarnya.
Tanpa sengaja hand phone (HP) Dania yang waktu itu dipegang oleh korban (Husain, red.) mendapat kiriman SMS mesra dari tersangka. Pesan tersebut yang memicu korban emosi, dan menanyakan ke Dania, tentang isi dan juga siapa yang mengirim SMS tersebut.

Loading...

Akhirnya pelaku dan korban ketemuan di sekitar taman Skate & BMX disekitar Monkasel, dan keduanya sama-sama membawa teman. Saat bertemu tersangka meminta maaf jika dianggap mengganggu hubungan pacaran dengan mantannya. Namun diam-diam korban ingin mengajaknya duel, dan tantangan itu sempat terdengar tersangka dari salah satu temannya. Esoknya secara kebetulan, korban bersama temannya hendak mengambil motor di kawasan Sidotopo.

Baca Juga  Ajak Sepupu Wanita Untuk Jadi Pengedar

Teman tersangka yang waktu itu mengetahui kedatangan korban, lalu menghubunginya. Tersangka sendiri yang sudah terpancing emosi dengan ajakan duel sebelumnya itu lalu meluncur ke Sidotopo. “Begitu korban terlihat , tanpa banyak bicara pelaku langsung mengeroyoknya. Bahkan, salah satu teman tersangka juga memukulnya dengan batu bata”, imbuh Junaidi.

Setelah korban berteriak- teriak kesakitan, tersangka dan delapan temannya langsung kabur melarikan diri . Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan pengejaran, dan meringkus tersangka di Sidotopo Sekolahan. Kini pelaku terpaksa mendekam dalam jeruji penjara Polsek Semampir Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penulis: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakBNNK Surabaya Ringkus Empat Pengedar Narkoba
Artikulli tjetërPraktek Jalayuda, TNI AAL Kunjungi Kota Dumai

Tinggalkan Balasan