Tersangka Ke-13 Kasus Triliunan Uang Asing Palsu Berperan Sebagai Kunci

8
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin saat memamerkan barang bukti dan pelaku ke-13. (FOTO:Rochman/Kabarjawatimur.com)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Kasus peredaran uang asing palsu terus dikembangkan oleh aparat Polresta Banyuwangi. Kali ini, petugas sudah mengamankan para tersangka yang ke 13. Dia adalah AL berperan sebagai kunci.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, tersangka ke-13 ini merupakan warga asal Provinsi Banten. Dia, merupakan kunci peredaran triliunan uang palsu di Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga:Mbah BE Jadi Tersangka ke 12 Kasus Uang Asing Palsu

Baca Juga:Babak Baru Uang Asing Palsu, Polresta Banyuwangi Tangkap ‘Orang Penting’

Menurut Arman, tersangka AL ini menjadi penjual pecahan uang dolar palsu kepada para tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya.

“Tersangka berinisial AL ini berhasil kami tangkap di Banten pada 5 Maret 2021 lalu,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin dalam keterangan pers rilisnya, Selasa (30/3/2021).

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Berikan Arahan Bimtek Pengelolaan Dana BOS

Baca Juga:‘Master Key’ Uang Asing Palsu 4,5 Triliun Terungkap

Loading...

Baca Juga:Fantastis! Komplotan Pengedar Uang Asing Palsu Rp. 2,8 Triliun Dibongkar Polisi Banyuwangi

Arman menjelaskan, penangkapan tersangka ke-13 ini adalah pengembangan penyidikan sejumlah tersangka yang telah ditangkap sebelumnya.

“Rata-rata keuntungan yang didapat tersangka AL dari menjual uang palsu inu mencapi Rp. 500 ribu sekali transaksi, dengan berbagai modus transaksi,” ucap Arman.

Dari tangan tersangka AL, polisi menyita 3 bendel uang dolar palsu atau sebanyak Rp. 420 juta serta satu unit handphone.

Kepada petugas, AL mengaku telah menjalankan bisnisnya sejak 4 tahun lalu. “Sudah empat tahun pak. Dan uang hasil penjualan, saya gunakan untuk makan dan kebutuhan sehari-hari,” kata AL.

Baca Juga  Desa Sidomulyo Raih Predikat Desa Terbaik Se-Jatim

Hingga kini, Polisi terus melakukan pengembangan penyelidikan, untuk menangkap para pelaku lainnya yang terlibat dalam peredaran uang palsu.

“Kami terus melakukan pengembangan kasus ini, untuk menangkap pelaku lainnya maupun alat-alat yang dipakai untuk mencetak uang palsu,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakInovasi Putra Anggota Polsek Tanggulangin Ini, Berhasil Sisihkan 16 Negara
Artikulli tjetërSebulan, Polresta Banyuwangi Ungkap 24 Kasus Narkoba

Tinggalkan Balasan