Tersangka Baru Wisma Papua, Gerakkan Massa Langsung dan Melalui Twittan

6

SIRABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Terkait kasus Wisma Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Polda Jatim kembali tetapkan tersangka baru.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho dan Wadirkrimsus Polda Jatim meberikan keterangan tentang perkembangan penyidikan kasus Wisma Kalasan, Rabu (4/9/2019).

Kapolda Jatim menyatakan, bahwa perkembangan kasus Wisma Kalasan, yang berdasarkan bukti permulaan yang cukup yaitu dari foto dari HP juga keterangan warga masyarakat bahwa VK (Veronica Koman), sangat proaktif saat berada di peristiwa atau kejadian yang berkaitan dengan Papua.

Oleh karena itu VK, kami ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus ini, dan saat ini VK masih berada di luar Negeri,” kata Luki Hermawan, Rabu (4/9/2019) siang di Mapolda Jatim.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Bantu Vaksinasi Serentak BIN Daerah di Jember

VK sendiri yang sebelumnya di panggil sebagai saksi untuk tersangka Tri Susanti selalu mangkir dan tidak datang memenuhi panggilan tersebut.

Loading...

Dari hasil analisa, setiap kejadian unjuk rasa atau kerusuhan yang menyangkut Papua, VK diketahui selalu berada di tempat kejadian.

Meski VK tidak berada di tempat kejadian, namun diketahui dirinya sangat proaktif lakukan provokasi. Bahkan peristiwa unjuk rasa atau kerusuhan yang menyangkut Papua yaitu pada bulan Desember 2018, VK juga berada di tempat kejadian dan membawa 2 wartawan asing.

“VK juga sangat proaktif melakukan provokasi baik di dalam maupun luar negeri melaui Twitter,” tambah Kapolda.

Twitan VK diantaranya pada, 18 Agustus 2019, dirinya menulis “Ada mobilasasi umum aksi monyet turun jalan besok di Jayapura”.

Baca Juga  Gaduh Soal Solar Subsidi di Tuban, Entah Siapa Yang Salah ?

Polisi mulai menembaki ke dalam Asrama Papua total tembakan sebanyak 23 tembakan termasuk tembakan gas air mata, 23 mahasiswa ditangkap dengan alasan yang tidak jelas, 5 terluka dan 1 kena tembakan gas air mata.

Kami akan melakukan kerja sama dengan BIN dan Interpol untuk menindak lanjuti kasus ini. (Eko)

Teks foto : Kapolda dan Kapolrestabes Surabaya.

Editor : Budi

Loading...
Artikulli paraprakDiduga Nyolong Motor Dua Pria di Bangkalan-Madura Dibekuk
Artikulli tjetërTiga Pemuda di Jember Terpaksa Dibedil Polisi Gara-Gara ini…

Tinggalkan Balasan