Terkait Korban Selfie, Mbah Jo Angkat Bicara

448

BOJONEGORO(Kabarjawatimur.com),-Jatuhnya gadis ini dari eks jembatan kereta api masih menyisakan misteri, bahkan beberapa warga mengatakan ada hal gaib dibalik peristiwa ini.

Mulai dari persoalan bagaimana jatuhnya, hingga penyebabnya secara nyata atau pun secara ghaib. Pasalnya, ABG yang paras cantik nan manis itu, terjatuh di jembatan bekas rel kereta api yang lokasinya turut Desa Dengok, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (12/12/2016).

Pandangan secara mata biasa, Anisa Nur Hidayati (16) terpeleset saat berfoto selfi hingga akhirnya terjatuh dan tercebur ke aliran Sungai Bengawan Solo, lantas tenggelam, hilang. Dan sampai Saat ini Belum di temukan,hal ini memang sudah biasa kita lihat dengan kasat mata,namun lain halnya dengan pendapat Paranormal yang satu ini.

Mbah Jo Jimat akhirnya mau angkat bicara soalnya terceburnya ABG itu dari pandangan supranatural. Sebab, menurut Mbah Jo paranormal dari Dolokgede saat di hubungi lewat telpon genggamnya oleh wartawan Kabarjawatimur.com mengatakan bahwasannya kecelakaan yang menimpa Anisa adalah adanya kekuatan ghaib yang menariknya hingga terpeleset, kemudian terjatuh dan tenggelam.

“Ada kekuatan ghaib yang menyebabkan ABG itu terpeleset hingga terjatuh kemudian tercebur aliran Sungai Bengawan Solo, tenggelam dan hilang.

Baca Juga  Selokan Disulap Warga Jember Menjadi Kolam Ikan Sumber Protein

Dari pandangan mata bathin saya, korban ditarik oleh sosok ular berkepala manusia dengan jenis kelamin perempuan. Sosok makhluk ghaib itu adalah penunggu atau ‘Sing Mbaurekso’ jembatan itu, dimana ABG itu akan dijadikan tumbal.

“Sebab, tumbal yang diambil adalah bocah perempuan cantik yang masih perawan,”ujarnya.

Sepérti yang di rilis oleh banyak Media Di Bojonegoro, menurut Mbah Jo, kejadian ini mirip dengan kejadian setahun yang lalu,saat ada kejadian anak gadis meninggal di Jembatan Kembar Cepu.

Loading...

Saat itu, sosok makhluknya sama dengan yang membuat celaka ABG yang sedang berfoto selfi hingga mengakibatkan korban terjatuh, tenggelam, hilang di dasar Sungai Bengawan Solo yang bisa dipastikan meninggal dunia.

“Saya berupaya melakukan komunikasi dengan penghuni jembatan penghubung dua kabupaten yakni Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur dengan Kabupaten Blora, Jawa Tengah itu. Tujuanya, agar anak gadis yang sedang ditarik ke dasar sungai Bengawan Solo itu, agar dilepas jasadnya sehingga segera ditemukan dan bisa dikebumikan oleh orang tuanya, sesuai dengan agamanya,” ungkapnya.

Mbah Jo Jimat berpesan, agar anak-anak tak bermain di tempat-tempat yang banyak dihuni makhluk ghaib seperti di Jalan kereta api yang sudah tak difungsikan di perbatasan Padangan dengan Cepu tersebut.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Cup 2022, Sembilan Cabor Akan Dipertandingkan

“Anak-anak kalau bermain jangan ditempat yang berbahaya seperti di bekas rel kereta api jurusan Surabaya – Cepu – Semarang higga Jakarta itu. Kalau memang bermain di situ, usahakan jangan berisik atau gaduh, sebab mereka merasa terganggu sebab makhluk halus itu juga butuh suasana yang nyaman. Jika ada yang gaduh, maka makhluk ghaib itu akan balik menggoda atau mengganggunya, bahkan hingga ada kejadian yang tak diinginkan seperti saat ini,” tegas Mbah Jo.

Sementara itu, proses pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo di wilayah Padangan, Bojonegoro dilanjutkan hari ini, Selasa (13/12/2016) pagi ini.

Sejak kemarin sore petugas tim SAR gabungan terus mencari jasad korban yang terjatuh dari atas jembatan rel kereta api di Desa Dengok, Kecamatan Padangan. Namun hingga siang ini belum ditemukan.

“Mulai pagi tadi proses pencarian korban kita lanjutkan. Proses pencarian dengan menyisir aliran Bengawan Solo mulai titik jatuhnya korban hingga beberapa kilometer ke hilir,” ujar Sukirno, Kasi kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana BPBD Bojonegoro.

Reporter: Agus Kuprit,Media Cyber Bojonegoro, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakTerkendala Cuaca, Pencairan Korban Selfie Dihentikan
Artikulli tjetërHajar Tetangga Pakai Paving Berujung Bui

Tinggalkan Balasan