SURABAYA, Kabarjatim.id – Fuad Bernardi, putra sulung Walikota Surabaya Tri Rismaharini menjalani pemeriksaan terkait kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng beberapa waktu lalu di ruangan Subdit IV Tipidter Polda Jatim pada pukul 12.30 WIB.

Diketahui Fuad Bernardi diperiksa sejak pukul 09.30 WIB, dengan kapasitas sebagai saksi dalam kasus yang menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah tersebut.

Anak Walikota Surabaya ini turut terseret dalam kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng yang disebabkan oleh pembangunan basement Rumah Sakit (RS) Siloam Kota Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mangera saat dikonfirmasi mengatakan, Fuad mengahadiri panggilan dan diperiksa sebagai saksi atas perizinan

Loading...
Baca Juga  Pencuri NMAX ini Warga Banyu Urip Lor Surabaya

“Iya diperiksa sebagai saksi perizinan,” kata Barung, Selasa (26/3/2019).

Seperti diketahui, Fuad ini diduga ikut andil terkait perizinan pembangunan basement RS Siloam yang dikerjakan PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE).

Itu terjadi setelah Polda tetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka diantaranya, BS yang menjabat Direktur PT Nusa Kontruksi Enjineering (NKE), RW (Project Manager PT NKE), AP (Site Manager PT NKE), RH (Project Manager PT Saputra Karya), LAH (Struktur Enjeneering Supervisor PT Saputra Karya), dan AK (Struktur Supervisor PT Saputra Karya).

Para tersangka dijerat pasal 192 ayat 1 juncto pasal 55 KUHP dan pasal 63 ayat 1 undang-undang nomor 38 2004 tentang Jalan. (Eko)

Teks foto : Fuad ketika hadiri panggilan Polda Jatim.

Baca Juga  Petugas Gagalkan Penyelundupan Ratusan Pil Koplo di Lapas Banyuwangi

Editor : Budi

Loading...
Berita sebelumyaBPAN LAI dan PTPN XII Kalikempit Afdeling Bendokerep Gelar Baksos
Berita berikutnyaKelompok Rampas Motor dan Jambret HP Dibekuk, Usai Beraksi di Lorong Olympic.

Tinggalkan Balasan