Sat Pol PP Surabaya Bersitegang Dengan Cafe Lasanghai

11

SURABAYA (kabarjawatimur.com)
Cafe Lasanghai Jl. Simokerto no.24a Simokerto, Surabaya, didatangi oleh tim RHU Sat Pol PP Surabaya, Senin (28/11/2016) malam.
Cafe resto yang beroprasi menjual minuman keras jenis MB-A tersebut atau alkhohol kadar 4 persen, ternyata belum mempunyai SIUP MB jenis A.

Saat razia yang dipimpin oleh Kasi RHU Penindakan Pol PP Surabaya, Djoko Wiyono memimpin razia sempat terjadi bersitegang dengan pihak pemilik cafe yaitu Jimmy.

Pasalnya Jimmy membantah dengan usaha yang didirikanya itu sudah benar karena telah mengantongi izin TDUP (tanda daftar usaha pariwisata) yang berbunyi usaha restoran.
“Kita sudah benar kan sudah mempunyai surat TDUP apa tidak boleh beroprasional? Lalu salah kita apa,” ujar Jimmy memprotes kepada paa tim RHU Sat Pol PP Surabaya.

Baca Juga  Pekan Depan, Polisi Kembali Lakukan Razia Termasuk Surabaya

Djoko Wiyono menjelaskan lebih lanjut, bahwa usaha Resto Cafe Lasanghai yang dimiliki Jimmy menjual minuman keras beralkohol 4 persen, dan belum mengantonggi izin SIUP MB-A.
“Untuk izin yang dimiliki adalah TDUP, didalam izin itu tidak disebutkan bahwa usaha diperbolehkan menjual Mihol (minuman beralkohol), diperbolehkan bila sudah mempunyai izin SIUP MB (minuman beralkohol),” ujar Djoko Widodo.

Loading...

Keterangan lain yang diutarakan Djoko Widodo, adanya pengaduan yang dilontarkan oleh aparat kampung jalan. Simokerto gg.II samping cafe cafe Lasanghai, yang menyatakan tergangu dengan usaha tersebut.
Meski begitu aparat perkampungan tetap memberikan kebijaksanaan untuk usahanya tetap boleh berdiri namun dengan catatan tidak boleh menjual Mihol.

“Pernah dilakukan rapat kampung yang diselengarakan di Polsek Simokerto dihadiri oleh ketua RT, RW, Kanit Binmas Polsek Simokerto dan tim RHU Sat Pol PP Surabaya, bahwa pihak pemimpin Cafe ber komitmen untuk tidak menjual Mihol, tapi nyatanya di langar kesepakatan itu,” tutup Djoko Wiyono.

Baca Juga  Pensiunan Militer di Jember Jadi Bandar Edarkan Sabu Seberat 1 Kg

Selesai razia yang dilakukan kepada cafe resto Lasanghai, Sat Pol PP Surabaya menyita 1 krat (16 botol) Mihol kadar 4 persen sebagai bukti laporan bahwa cafe Lasanghai belum mempunyai izin SIUP MB-A.
Djoko Wiyono menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan kembali terkait persetujuan warga tentang penjualan Mihol di cafe Lasanghai.
Apakah warga kampung memperbolehkan untuk menjual Mihol atau masih bersikukuh dengan kesepakatan awal tidak mengizinkan untuk adanya aktifitas berjualan Mihol.

Reporter. : Rusdi
Editor. : Budi
Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakTiga Pelaku Jambret dan Penadahnya Dibekuk, Dua Diantaranya Didor
Artikulli tjetërTak Mau Diajak Rujuk, Mantan Istri Dihajar

Tinggalkan Balasan