Terkait Esek Esek, Polisi Kembali Bekuk Anggota Igata Tulungagung

78

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Ditreskrimum Polda Jatim kembali membekuk pelaku tindak Pidana pencabulan sesama jenis yang terjadi di Tulungagung, Jawa Timur.

Pelaku yang tertangkap ini adalah anggota Ikatan Gay Tulungagung (IGATA) dan dari hasil pengbangan dari kasus yang sebelumnya tertangkap.

Jika sebelumnya, M. Hasan alias Mami Hasan, (41), Ketua Gay Tulungagung lebih dulu dibekuk oleh Unit Ill Asusila Subdit IV Renakta Dtreskrimum Polda Jatim.

Terbaru, satu laki-laki kembali tertangkap. Dia adalah Hendri Mufida (33), Perum Bangau Putih Permai, Tulungagung.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, satu pelaku baru ini adalah pengembangan dari jaringan pengungkapan kasus sebelumnya dengan korban tiga anak dibawah umur.

Baca Juga  Peringkat Naik, Jember Menjadi Kabupaten Layak Anak Peringkat Nindya 2022

“Karena Igata ini adalah kelompok Gay dan korbannya laki-laki masih dibawah umur kami mendapat perhatian khusus dari Komnas perlindungan anak yang langsung hadir, langsung memantau bagaimana operasional daripada pengungkapan-pengungkapan di Polda Jawa timur,” sebut Irjen Pol Luki, Kamis (20/2/2020).

Loading...

Hingga saat ini, dalam kasus Gay tersebut, Polda Jatim akan terus mengembangkan karena kasus ini menjadi perhatian khusus dari KPAI.

“Korban-korbannya bisa jadi nanti akan menjadi pelaku-pelaku berikutnya, karena di dalam jaringan ini sama pada saat di bawah umur dia menjadi korban tapi setelah dia dewasa akan menjadi pelaku dan mencari korban baru,” tambah Luki Hermawan.

Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPAI), Arist Merdeka Sirait mengungkapkan, apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap terbongkarnya kasus ini yang menjadi target sasaran perhatian karena juga banyak melibatkan anak-anak dengan berbagai modus dan berhasil dibongkar Polda Jatim.

Baca Juga  Bakul Bakwan Punya Kerja Sampingan, Membuatnya Ditangkap Polisi

“Dengan terungkapnya kasus ini adalah momentum untuk menghentikan apa yang terjadi di wilayah Polda Jawa timur dan bagian untuk memberikan keselamatan, pengamanan terhadap anak-anak yang menjadi korban,” kata Merdeka Sirait. (*)

Teks foto : Kapolda Jatim dan KPAI pamerkan barang bukti.

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakTerciduk, Hamid Umar Diketahui Nyedot Pinggir Kali
Artikulli tjetërArah Masuk Sidoarjo di Sweeping Ribuan Petugas, Antisipasi Kejadian di Blitar

Tinggalkan Balasan