Terkait Bentrok Penambang Pasir, Polres Bojonegoro Turun Tangan

12

BOJONEGORO (kabarjawatimur.com) – Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi, menegaskan bahwa saat ini Satuan Reskrim bersama bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bojonegoro turun tangan terkait kasus penambangan pasir mekanik.

Kini Polres Bojonegoro sedang melakukan penyidikan dan mendalami dugaan yang mengindikasikan adanya backing dari oknum anggota Polres Bojonegoro dalam penambangan pasir mekanik di Bengawan Solo turut Desa Camburjo Kecamatan Bojonegoro Kota.

“Pelakunya sudah kita tangkap semua dan masih dalam proses pemeriksaan. Nanti malam kita gelar perkara, kalau terbukti ada oknum anggota yang jadi backing, akan kita proses,” tegas Kapolres.

Berdasarkan penyidikan awal petugas, informasi yang berkembang adalah terkait dengan persaingan bisnis pasir illegal. Apabila dalam pemeriksaan terbukti, maka kedua kubu akan dilakukan penahanan.

Baca Juga  DPRD Lamongan Gelar Rapat Dengar Pendapat Terkait Pupuk Subsidi

Sebagaimana diberitakan sebelumnya pada Sabtu (10/12) sekira pukul 06.00 WIB pagi tadi, dua kelompok warga terlibat bentrok dan saling serang di atas perahu di lokasi penambangan pasir Bengawan Solo, Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kota.

Loading...

Seorang warga bernama Bambang Irawan (25) warga jalan Lettu Suyitno Desa Mulyoagung Kecamatan Bojonegoro, dilaporkan mengalami luka di bagian kaki dan sempat dilarikan ke RS Aisyiyah Bojonegoro.

Atas kejadian tersebut, Sigit (55) ayah korban selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Bojonegoro.

Selain itu, telah muncul isu yang belum mendaparkan konfirmasi dari pihak kepolisian dan isu tersebut saat ini sudah berkembang menjadi opini.

Dimana dikabarkan ada diindikasikan keterlibatan oknum anggota Polres Bojonegoro dalam penambangan pasir ilegal tersebut. Sedangkan pelakunya sendiri baru ditangkap dan masih dalam proses pemeriksaan petugas.

Baca Juga  Teman Kost Ngoceh, Pria Surabaya Dibekuk Polisi

Melalui media ini Kapolres Bojonegoro menyampaikan himbauan kepada awak media agar dalam menyajikan pemberitan dapat memberikan berita yang berimbang dan melalui konfirmasi atau cover both side. Tidak asal memberitakan tanpa ada bukti yang valid.

“Saya minta pihak-pihak yang telah membuat opini terkait adanya keterlibatan oknum anggota Polres Bojonegoro, dapat menghadirkan bukti-bukti guna membantu pihak kepolisian,” harap Kapolres.

Reporter: Agus Kuprit, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakRazia Jelang Natal, Amankan Miras Oplosan
Artikulli tjetërCegah Kejahatan, Polsek Kepohbaru Patroli Sambang Minimarket

Tinggalkan Balasan