Terjatuh Dari Motor di Jalan Arjuno Wanita Ini Tewas, Diduga Korban Jambret

45

SURABAYA, Kabarjawatimur.com-
Setelah terjatuh dari sepeda motor di Jalan Arjuno Surabaya, Kamis (5/7) dini hari, wanita bernama Maya Savitri (45) itu tewas dilokasi kejadian.

Menurut keterangan dari pihak Kepolisian perempuan pengusaha katering ini mengalami kecelakaan tunggal.

Peristiwa naas itu sendiri terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu Maya Savitri mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 bernopol L 6735 ZN hendak kulakan di Pasar Kembang Surabaya.

Sayangnya, tidak ada saksi mata yang melihat secara persis ketika korban ini terjatuh dari motor.

Namun keluarga Vivin punya asumsi berbeda. Suria Patra Putra yang merupakan kakak ipar korban menduga adik istrinya tersebut tewas terjatuh setelah menjadi korban percobaan penjambretan.

Itu setelah dirinya melihat ada luka lebam di mata kiri jenazah adiknya warga Jalan Ikan Krapu Baru I, Surabaya.

Baca Juga  Lima Orang Penjudi Doro Ploso, Peran Masing Masing Pelaku

Suria meyakini bila luka lebam itu disebabkan karena pukulan. “Kalau jatuh lukanya tidak membekas seperti ini. Luka itubmelingkar di sekitar mata, kalau jatuh kan mestinya beset-beset memanjang,” kata Suria, Kamis (5/7’2018).

Dirumah duka, Suria juga menunjukkan foto jenazah Vivin saat berada di RSUD dr. Soetomo kepada wartawan yang mendatangi rumah duka.

Loading...

Selain bekas luka di mata kiri, satu hal lain yang janggal adalah tali tas korban yang putus. Tas berwarna pink itu sempat ditunjukkan bagian tali yang putus itu berada di ujung dengan menyisakan dua helai benang.

Kejanggalan itu membuat Suria berasumsi bisa jadi tas milik Vivin itu ditarik secara paksa oleh pelaku kejahatan.

Baca Juga  Curi Motor Ajak Pacar DiMassa, Cowok Wanita Muda ini Bonyok

“Usai ditarik, Vivin terjatuh. Kalau jatuh kecelakaan, putusnya tidak mungkin seperti itu,” tambah Suria

Atas kejadian itu, pihak keluarga Suria akan bermusyawarah. Nanti setelah diskusi, pihak keluarga akan menentukan apakah mau lapor polisi atau tidak.

“Yang jelas kami berharap ada kejelasan penyebab kematian adik saya,” tukas Suria.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Sawahan AKP Haryoko Widhi ketika dikonfirmasi mengatakan, jika korban itu tewas akibat kecelakaan lalu lintas.

Sebab semua harta benda korban yakni tas berisi uang Rp 2,5 juta milik Vivin masih utuh.

“Jika dijambret barang-barang berharga milik korban pasti akan hilang. Ini masih ada,” tutup Haryoko.

Teks foto : Karangan ucapan berbela sungkawa dirumah duka dan tas milik korban.

Reporter : Ekoyono
Editor : Rusmiyanto

Loading...
Artikulli paraprakSatnarkoba Polres Blitar Amankan 27.315 Pil Dextro Beserta Bandar
Artikulli tjetërKuras Harta Tetangga Indekos, Ibu Muda Dibekuk Reskrim Polsek Kenjeran Surabaya

Tinggalkan Balasan