Terciduk Operasi Polisi, Pasangan Sejoli di Banyuwangi Malah Telepon Orang Tua

224
Pasangan Sejoli Ketika Diperiksa petugas Satlantas Polres Banyuwangi

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Pasangan sejoli yang asik bermalam Minggu di seputaran Kota-kota Banyuwangi terciduk Operasi Zebra 2019, pada Sabtu (26/10/2019) malam.

Namun ada kejadian unik ketika operasi yang digelar oleh Satlantas Polres Banyuwangi di Pos Polisi Patung Kuda, Banyuwangi. Pasalnya, pelanggar tersebut entah panik atau bagaimana langsung menelpon orang tuanya.

Dengan asik mengedarai motor kesayangannya Yamaha R15, ia berboncengan dengan kekasihnya dari arah utara. Namun, apa boleh buat, pasangan sejoli tersebut kaget dan terkejut ketika diberhentikan petugas Kepolisian.

Ketika diperiksa, kondisi sepeda motor berwarna hitam putih itu dalam keadaan tidak standart, mulai knalpot brong, motor tanpa spion dan plat nomor. Bahkan surat STNK-nya pun tidak ada, dengan alasan ketinggalan.

Namun berkat kebaikan Polisi, akhirnya petugas menelepon orang tua pengendara yang telah melanggar aturan berlalu lintas itu. Petugas pun langsung mengintrogasi Tulus, pemuda asal Pesanggaran, Banyuwangi itu dengan ditemani sang pujaan hati.

Baca Juga  Ganjar Pranowo-Erick Thohir Sosok yang Diinginkan Jokowi

“Halo, assalamualaikum, apa benar ini orangtua mas Tulus ?, ini anaknya mau ngomong,” ucap petugas sambil menyambungkan kepada anaknya, pada Sabtu (26/10/2019) malam.

Setelah itu, Tulus pun meminta kepada orangtuanya agar surat-surat kendaraannya segera diantar ke Banyuwangi. “Halo pak bawakan STNK sepeda motor, saya kena razia Polisi di Banyuwangi,” kata Tulus sambil berbincang dengan orangtuanya menggunakan ponsel pintar milik petugas Kepolisian Satlantas Polres Banyuwangi.

Loading...
Kanit Turjawali Polres Banyuwangi, Ipda Heru Slamet

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Banyuwangi, AKP Rido Ariefianto melalui Kanit Turjawali, Ipda Heru Slamet menegaskan, bilamana ada pengendara yang melanggar seperti tidak membawa surat-surat lengkap dan tidak membawa alat komunikasi, petugas memberikan kelonggaran kepada pelanggar untuk meminjamkan HP. Hal itu, agar petugas mengetahui jika motor para pelanggar tidak bodong

Baca Juga  Generasi Bebas Stunting, Bupati Bojonegoro Harapkan Sinergisitas Semua Pihak

“Pada waktu pelanggar meminta menghubungi keluarga, Satlantas Polres Banyuwangi juga bisa membantu menghubungi orang tua atau keluarganya supaya surat-suratnya diantar ke lokasi Operasi Zebra 2019,” jelas Heru.

Razia tersebut berlangsung sejak pukul 21.00 – 23.00 WIB. Menurut Heru, ada sekitar 80 sampai 90 kendaraan yang terjaring razia. “Pelanggaran didominasi soal kelengkapan surat kendaraan, yakni STNK. Dari sisi usia para pelanggar umumnya kalangan muda,” tegasnya.

Para pelanggar langsung dikenakan sanksi tilang. Termasuk Tulus yang meminta ayahnya untuk mengirim STNK ke Banyuwangi. Operasi Zebra Semeru 2019 berlangsung mulai 23 Oktober – 5 November.

Heru juga mengimbau kepada para pengendara roda dua dan roda empat agar mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprak30 Kuota Layanan Paspor Simpatik Ludes
Artikulli tjetërPengakuan PA Artis yang Diamankan Polda Jatim karena Prostitusi

Tinggalkan Balasan