Terapis Pijat Diperiksa HIV Oleh Sat Pol PP

182
Salah Satu Pitrad yang Terapisnya di lakukan pemeriksaan HIV

SURABAYA (kabarjawatimur.com)
Dalam penangulangan HIV di Surabaya petugas melakukan pemeriksaan untuk para pekerja malam dan para pekerja terapis.
Untuk kali ini petugas Sat Pol PP Surabaya membidik Pijad Tradisional untuk dilakukan pemeriksaan terkait para pekerja yang diduga positif terkena HIV.

Pada Kamis (22/9/2016) beberapa panti pijat di sekitaran Kecamata Gubeng dan Kecamatan Sukolilo diperiksa.
Bagi para terapis (jasa pijat) diperiksa kelengkapan untuk izin terapis serta keterangan STPT (Surat Tanda Terapis Tradisional) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Surabaya.

Pemeriksaan yang di pimpin oleh Sundari Kabid RHU Pol PP Surabaya berhasil mendapatkan beberapa trapis di sepanjang jalan Menur (depan rumah sakit jiwa) tidak mengantonggi izin terapis dan surat keterangan bebas dari HIV yang dikeluarkan oleh Puskesmas dan di legalkan oleh Dinas Kesehatan Surabaya.

Loading...
Baca Juga  Residivis Tak Berkutik, Kembali Mendekam Dalam Penjara

Sedangkan beberapa Pitrad di sekitaran Ruko Kalibokor mayoritas memiliki izin mulai dari izin masing-masing Terapis dan usaha Pijat Tradisional.
Namun satu ditemukan tiga terapis di Pitrad Istana Pataya tidak memiliki izin dan TDUP (tanda daftar usaha pariwisata) yang dimiliki tidak sesuai dengan alamat tempat usahanya.

Ditemukannya 22 terapis yang belum mengantonggi STPT maka petugas melakukan pembinaan untuk dilakukan tes HIV di kantor Sat Pol PP Surabaya. Dalam melakukan pemeriksaan tes HIV langsung dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan Surabaya.

Selama wawancara yang dilakukan oleh media masa, Sundari memberikan keterangan tentang pemeriksaan yang dilakukan kebeberapa Pitrad.

Pihaknya memberikan keterangan bahwa dalam pemeriksaan yang dilakukan merupakan perintah dari pimpinan Kasat Pol PP Surabaya, Irvan.

Baca Juga  DPRD Apresiasi Pencapaian Pemkab Bojonegoro, Terkait Penghargaan dari Kemendagri

“Razia pemeriksaan HIV perintah dari pimpinan dan nantinya akan kita lakukan secara rutin untuk beberapa Pitrad dan tempat hiburan malam seperti halnya Cafe dewasa,” ujarnya.

Reporter : Rusdi
Editor : Budi
Punisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPencuri Laptop di Rumah Kos Ditangkap Massa
Artikulli tjetërDinas Kesehatan Surabaya Tangani HIV Secara Maksimal

Tinggalkan Balasan